
Belarus dan Rusia akan gelar latihan militer gabungan pada 2025

Foto yang diabadikan pada 12 September 2021 ini menunjukkan suasana latihan strategis gabungan "Zapad-2021" oleh angkatan bersenjata Rusia dan Belarus di sebuah lokasi pelatihan di Belarus. (Xinhua/Henadz Zhinkov)
Kelompok regional pasukan Belarus dan Rusia akan mengadakan latihan militer di wilayah Belarus pada 2025, yang berfokus pada upaya untuk memastikan keamanan militer Negara Kesatuan itu.
Minsk, Belarus (Xinhua) – Kelompok regional pasukan Belarus dan Rusia akan mengadakan latihan militer di wilayah Belarus pada 2025, demikian disampaikan oleh Menteri Pertahanan Belarus Viktor Khrenin di Minsk, Belarus, pada Kamis (22/2).Khrenin dalam sebuah wawancara mengatakan bahwa presiden Rusia dan Belarus pada 2009 mengusulkan pelaksanaan latihan militer strategis gabungan setiap dua tahun sekali."Latihan berikutnya akan berlangsung pada 2025 di wilayah Republik Belarus," ujarnya, seraya menambahkan bahwa manuver tersebut akan berfokus pada upaya untuk memastikan keamanan militer Negara Kesatuan itu.Lebih lanjut, Khrenin memperingatkan bahwa Minsk akan merespons setiap pelanggaran wilayah udara, seraya menambahkan bahwa sudah ada enam pelanggaran di wilayah udara negara itu sejak Agustus tahun lalu."Kami merespons semua pelanggaran. Jika perlu, pesawat tempur kami akan dikerahkan, dan pasukan rudal antipesawat ditingkatkan ke level kesiapan tempur yang sesuai," ujarnya. Jika terjadi pelanggaran serius, Minsk tidak akan ragu untuk menembak jatuh pesawat asing yang melanggar wilayah udara negaranya, imbuhnya lebih lanjut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Saudi semakin hijau dengan 50 ribu pohon
Indonesia
•
28 Oct 2019

19 juta jamaah tunaikan umroh pada 2019
Indonesia
•
01 May 2020

Mesir gelar pemungutan suara pilpres
Indonesia
•
11 Dec 2023

Bioskop Inggris tarik film tentang putri Nabi Muhammad setelah diprotes
Indonesia
•
08 Jun 2022


Berita Terbaru

Kremlin sebut situasi Timur Tengah berkembang sesuai skenario terburuk
Indonesia
•
27 Mar 2026

Hakim AS tangguhkan upaya Pentagon hukum Anthropic yang tolak berikan akses kepada pemerintah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Jumlah korban sipil di Iran dan Lebanon kian bertambah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Analisis – Pengerahan pasukan darat AS ke Iran dapat rugikan Trump dari segi politik
Indonesia
•
27 Mar 2026
