
Rusia: NATO harus gelar pertemuan darurat tentang ledakan Nord Stream

Foto dari udara yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Denmark pada 27 September 2022 ini menunjukkan lokasi kebocoran pipa gas Nord Stream. (Xinhua/Kementerian Pertahanan Denmark)
Kebocoran jalur pipa Nord Stream disebabkan oleh penyelam angkatan laut AS yang telah menghancurkan jaringan pipa dengan bahan peledak atas perintah Presiden Joe Biden.
Jakarta (Indonesia Window) – Pakta Perjanjian Atlantik Utara (The North Atlantic Treaty Organization/NATO) harus mengadakan pertemuan darurat untuk membahas temuan baru-baru ini tentang ledakan pipa gas Nord Stream yang terjadi pada September 2022, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada Sabtu malam (11/2).Wartawan investigasi Seymour Hersh, yang memenangkan Hadiah Pulitzer pada tahun 1970, mengatakan dalam sebuah posting blog pada Rabu (8/2), mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, bahwa penyelam angkatan laut AS telah menghancurkan jaringan pipa, dengan bahan peledak atas perintah Presiden Joe Biden.Gedung Putih menolak klaim bahwa Amerika Serikat berada di belakang kebocoran jalur pipa Nord Stream, yang mengirim gas Rusia ke Jerman, sebagai "benar-benar fiksi palsu dan sepenuhnya fiksi".Swedia dan Denmark, yang zona ekonomi eksklusif menjadi lokasi terjadinya ledakan, telah menyimpulkan bahwa pipa-pipa itu diledakkan dengan sengaja, tetapi belum mengatakan siapa yang mungkin bertanggung jawab.Amerika Serikat dan NATO menyebut insiden itu sebagai "tindakan sabotase", sementara Moskow menyalahkan Barat atas ledakan yang tidak dapat dijelaskan dan telah menyebabkan kerusakan. Kedua pihak tidak dapat memberikan bukti.“Ada lebih dari cukup fakta di sini: ledakan pipa, adanya motif, bukti tidak langsung yang diperoleh jurnalis,” kata Zakharova di platform pesan Telegram. “Jadi, kapan KTT darurat NATO akan digelar untuk meninjau situasi?"NATO tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.Sumber: ReutersLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kuba kecam AS karena "berbohong" soal blokade bahan bakar
Indonesia
•
30 Mar 2026

Izin sholat di Raudhoh Masjid Nabawi akan dikeluarkan sebulan sekali
Indonesia
•
11 Jan 2022

Houthi larang kapal Arab Saudi melintas, Riyadh siap ambil tindakan tegas di Laut Merah
Indonesia
•
21 Jul 2026

Kepala Eksekutif SAR Hong Kong John Lee sampaikan pidato kebijakan pertama
Indonesia
•
20 Oct 2022


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
