
Kepala Eksekutif SAR Hong Kong John Lee sampaikan pidato kebijakan pertama

Kepala Eksekutif Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong John Lee menyampaikan pidato kebijakan pertamanya di hadapan Dewan Legislatif SAR Hong Kong di Hong Kong, China selatan, pada 19 Oktober 2022. (Xinhua/Lui Siu Wai)
Kepala Eksekutif SAR Hong Kong John Lee menyatakan di bawah prinsip "Satu Negara, Dua Sistem", Hong Kong memiliki keunggulan khas dengan menikmati dukungan kuat dari ibu pertiwi dan terhubung erat dengan dunia.
Hong Kong (Xinhua) – Kepala Eksekutif Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong John Lee pada Rabu (19/10) menyampaikan pidato kebijakan pertamanya di hadapan Dewan Legislatif SAR Hong Kong sejak resmi menjabat.Laporan tersebut mencakup serangkaian kebijakan dan langkah-langkah untuk mendorong pertumbuhan serta meningkatkan mata pencaharian masyarakat. Hal itu juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing Hong Kong dan memulai babak baru bagi pusat keuangan internasional tersebut.Di bawah prinsip "Satu Negara, Dua Sistem", Hong Kong memiliki keunggulan khas dengan menikmati dukungan kuat dari ibu pertiwi dan terhubung erat dengan dunia, kata Lee.Memiliki akses langsung ke pasar China Daratan yang sangat besar dan konektivitas internasional yang kuat pada saat bersamaan, Hong Kong berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan China Daratan dengan seluruh dunia, ungkapnya.Strategi-strategi nasional utama termasuk Rencana Lima Tahun ke-14, pengembangan Kawasan Teluk Besar (Greater Bay Area/GBA) Guangdong-Hong Kong-Makau, serta Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra menyuguhkan peluang-peluang yang tak terbatas bagi Hong Kong, ujar Lee.
Kepala Eksekutif Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong John Lee menyampaikan pidato kebijakan pertamanya di hadapan Dewan Legislatif SAR Hong Kong di Hong Kong, China selatan, pada 19 Oktober 2022. (Xinhua/Lui Siu Wai)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Rusia: Krisis AS-Rusia bermula dari kebijakan Washington
Indonesia
•
19 Mar 2021

Israel tutup Tembok Ratapan di Kota Tua Yerusalem saat ketegangan regional terus berlanjut
Indonesia
•
06 Mar 2026

China: Diperlukan investigasi profesional dan imparsial tentang ledakan Nord Stream
Indonesia
•
17 Feb 2023

Presiden China bertemu dengan Ketua Partai Rusia Bersatu Medvedev
Indonesia
•
22 Dec 2022


Berita Terbaru

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026

AS makin terjepit dalam perang dengan Iran, Trump ancam NATO jika tak bantu di Hormuz
Indonesia
•
17 Mar 2026

Trump ketar-ketir, minta 7 negara untuk kawal kapal lintasi Selat Hormuz
Indonesia
•
17 Mar 2026
