
Kawasan berikat pertama di China yang berfokus pada litbang dan inovasi mulai beroperasi

Foto yang diabadikan pada 26 Mei 2023 ini menunjukkan kendaraan pintar yang terhubung ke internet dan menggunakan energi baru yang dipamerkan di pusat ekshibisi Zona Demonstrasi Inovasi Independen Nasional Zhongguancun di Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Ren Chao)
Kawasan berikat komprehensif Zhongguancun Beijing, yang merupakan kawasan berikat pertama di China yang berfokus pada penelitian dan pengembangan (litbang) serta inovasi.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Kawasan berikat komprehensif Zhongguancun Beijing, yang merupakan kawasan berikat pertama di China yang berfokus pada penelitian dan pengembangan (litbang) serta inovasi, mulai beroperasi pada Rabu (28/8).Terletak di Distrik Haidian di Beijing, kawasan ini mencakup area industri seluas 660.000 meter persegi dan didedikasikan untuk sektor-sektor strategis yang sedang berkembang dan berorientasi pada masa depan, termasuk sirkuit terpadu (IC), farmasi, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan layanan teknologi.Sebuah model regulasi baru telah diterapkan di kawasan berikat komprehensif tersebut untuk meningkatkan efisiensi bea cukai dan meningkatkan kemudahan bagi sektor bisnis, kata Chen Ping, kepala Bea Cukai Zhongguancun.Hingga Rabu, sebanyak tiga perusahaan telah menempati kawasan ini.
Foto yang diabadikan pada 28 April 2024 ini menunjukkan sebuah robot bedah penggantian sendi yang dipajang dalam ekshibisi permanen di Zhongguancun Exhibition Center di Beijing, ibu kota China. Sebuah ekshibisi permanen akan dibuka untuk umum baru-baru ini, memajang lebih dari 430 teknologi dan produk dari 320 lebih perusahaan dan institusi penelitian di Beijing yang berkaitan dengan bidang-bidang mutakhir, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence), informasi kuantum, kedirgantaraan komersial, hayati dan kesehatan, serta manufaktur biologis sintetis. Di antara deretan teknologi dan produk tersebut terdapat beberapa pencapaian besar yang dirilis atau diperkenalkan di Forum Zhongguancun 2024. (Xinhua/Ren Chao)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan Australia kembangkan tes darah untuk prediksi risiko kambuhnya kanker kepala dan leher
Indonesia
•
26 Feb 2026

Penelitian: Venus tak pernah punya lautan
Indonesia
•
14 Oct 2021

AS akan uji mesin nuklir untuk misi Mars di masa depan
Indonesia
•
25 Jan 2023

China berkontribusi pada pembangunan hijau global lewat inovasi teknologi rendah karbon
Indonesia
•
20 Jul 2023


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
