
Ekosistem inovasi Shanghai ubah gagasan jadi kenyataan

Foto dari udara tak bertanggal ini menunjukkan pemandangan Shanghai Synchrotron Radiation Facility (SSRF) secara keseluruhan di Shanghai, China timur. (Xinhua/SSRF)
Shanghai Foundation Model Innovation Center telah menyaksikan berkembangnya hampir 70 perusahaan terkait di pusat tersebut, menjadikannya persinggahan pertama bagi berbagai perusahaan rintisan (startup) model dasar yang didirikan di Shanghai.
Shanghai, China (Xinhua) – Mengubah ide bisnis menjadi aplikasi yang dapat digunakan secara komersial kini dapat dilakukan dengan begitu mudah di Shanghai berkat fasilitas ilmiah skala besar dan inkubator berkualitas tinggi yang berlokasi di kota di China timur itu.Shanghai Synchrotron Radiation Facility (SSRF) memiliki bentuk yang menyerupai cangkang nautilus raksasa jika diamati dari atas. Instalasi menakjubkan ini pernah mencetak rekor di China sebagai fasilitas ilmiah dengan investasi terbesar dan area terluas.Sebelumnya pada bulan ini, SSRF merayakan hari jadinya yang ke-15. Sejak awal berdiri, fasilitas itu melakukan transisi ke era emas pengoperasian berkapasitas penuh. Baru-baru ini, proyek perluasan terbarunya berhasil lolos dalam tinjauan penerimaan nasional, menandai lompatan signifikan dalam kapabilitas penelitian eksperimental SSRF.Fasilitas-fasilitas besar merupakan mesin penemuan ilmiah dan alat untuk mendukung pengembangan teknologi. SSRF memiliki kemampuan untuk menerangi dunia mikroskopis, seperti menyediakan sepasang ‘mata pintar’ untuk penelitian ilmiah.Menurut Shanghai Advanced Research Institute di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS), SSRF memecahkan banyak masalah ilmiah dan teknis penting bagi universitas dan perusahaan yang melibatkan bidang-bidang seperti penelitian obat-obatan dan material baru."SSRF saat ini memiliki 34 beamline dan 46 stasiun eksperimental. Dalam lima hingga 10 tahun ke depan, SSRF akan sangat mendukung penelitian mutakhir, inovasi teknologi, dan pengembangan industri, serta memungkinkan pengguna untuk menghasilkan sesuatu yang besar," kata Zhao Zhentang, direktur fasilitas tersebut sekaligus akademisi di Akademi Teknik China."SSRF telah melayani 47.000 lebih pengguna dari hampir 800 institut dan lebih dari 4.500 tim peneliti di seluruh negeri dan mendukung para pengguna untuk menyelesaikan lebih dari 20.000 proyek eksperimental," tambah Zhao.
Foto yang diabadikan pada 14 Mei 2024 ini menunjukkan tampilan interior Shanghai Synchrotron Radiation Facility (SSRF) di Shanghai, China timur. (Xinhua/Fang Zhe)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UE berikan persetujuan terakhir untuk undang-undang AI
Indonesia
•
24 May 2024

Arab Saudi mulai era baru reboisasi dengan teknologi
Indonesia
•
24 Oct 2021

Pesawat amfibi AG600M China rampungkan penerbangan uji coba penting
Indonesia
•
15 Jan 2024

SpaceX berencana kembali lakukan upaya peluncuran roket Starship pada 20 April
Indonesia
•
19 Apr 2023


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
