
Helikopter Mars NASA akan lakukan penerbangan ke-60 di Mars

Foto hasil tangkapan layar yang diambil dari situs web NASA pada 16 Agustus 2023 ini menunjukkan helikopter Mars. (Xinhua)
Helikopter Mars milik NASA dirancang untuk terbang hingga 90 detik, menempuh jarak hampir 300 meter dalam sekali terbang dengan ketinggian sekitar 3 hingga 4,5 meter dari permukaan tanah.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Helikopter Mars milik NASA akan melakukan penerbangan ke-60 di Planet Merah dalam waktu dekat, demikian pernyataan badan antariksa Amerika Serikat (AS) itu pada Jumat (22/9).Penerbangan ke-60 itu rencananya akan dilakukan setelah tanggal 25 September. Helikopter tersebut diperkirakan akan mencapai ketinggian sekitar 10 meter dan menempuh jarak sekitar 326 meter selama kira-kira 124 detik, menurut NASA.Helikopter yang diberi nama ‘Ingenuity’ itu tiba di Kawah Jezero Mars pada 18 Februari 2021, dengan menempel di bagian lambung wahana penjelajah NASA, Perseverance. Helikopter ini merupakan peragaan teknologi untuk menguji penerbangan bertenaga di planet lain untuk pertama kalinya.Helikopter tersebut dirancang untuk terbang hingga 90 detik, menempuh jarak hampir 300 meter dalam sekali terbang dengan ketinggian sekitar 3 hingga 4,5 meter dari permukaan tanah, menurut NASA.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China catat peningkatan udara yang tercemar dalam enam bulan pertama 2023
Indonesia
•
17 Jul 2023

Simulasi kosmologis terbesar di dunia, berikan gambaran baru tentang alam semesta
Indonesia
•
25 Apr 2026

Tim peneliti China kembangkan filet ikan kultur mirip jaringan
Indonesia
•
23 May 2023

Teleskop FAST China setujui hampir 6.400 jam observasi untuk ilmuwan global
Indonesia
•
01 Aug 2023


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
