IAEA perkirakan energi nuklir tumbuh kuat hingga 2050

Foto yang diabadikan pada 15 Mei 2023 ini menunjukkan logo Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) di kantor pusat IAEA di Wina, Austria. (Xinhua/Liu Xinyu)
Kapasitas operasional nuklir global diperkirakan akan mencapai 950 GW listrik per 2050 atau sekitar 2,5 kali lipat dari angka 2023, dengan "kontribusi yang signifikan dari reaktor-reaktor modular kecil."
Wina, Austria (Xinhua/Indonesia Window) – Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) memperkirakan pertumbuhan energi nuklir yang kuat di seluruh dunia hingga 2050, ungkap sebuah laporan yang diterbitkan pada Senin (16/9).Di dalam laporan berjudul ‘Perkiraan energi, listrik, dan tenaga nuklir untuk periode hingga 2050’, badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu mengemukakan dua prediksi untuk pertumbuhan energi nuklir global. Proyeksi kasus rendah (low case) menunjukkan peningkatan kapasitas operasional nuklir global sekitar 40 persen dari 372 Gigawatt (GW) listrik pada 2023 menjadi 514 GW listrik per 2050.Dalam prediksi kasus tinggi (high case), kapasitas operasional nuklir global diperkirakan akan mencapai 950 GW listrik per 2050 atau sekitar 2,5 kali lipat dari angka 2023, dengan "kontribusi yang signifikan dari reaktor-reaktor modular kecil."
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan <em>drone</em> pada 19 Juni 2024 ini menunjukkan pemandangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Tianwan di Kota Lianyungang, Provinsi Jiangsu, China timur. (Xinhua/Li Bo)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Taikonaut Shenzhou-15 akan lakukan ‘spacewalk’ pertama mereka
Indonesia
•
09 Feb 2023

Mikroplastik ditemukan dalam sampel tinja satwa liar yang dilindungi di Taiwan
Indonesia
•
24 Aug 2022

Pameran teknologi antariksa digelar di California, AS, suguhkan inovasi terbaru
Indonesia
•
04 May 2023

COVID-19 - Ilmuwan Rusia: Butuh 18 bulan untuk kembangkan vaksin
Indonesia
•
22 Jul 2020
Berita Terbaru

Kesendirian berlebihan bisa picu gangguan kecemasan
Indonesia
•
04 Feb 2026

Studi ungkap Jupiter ternyata lebih kecil dan lebih pipih dari perkiraan sebelumnya
Indonesia
•
03 Feb 2026

Pankreas buatan bantu pengidap diabetes akhiri injeksi insulin harian
Indonesia
•
03 Feb 2026

Vaksin personalisasi pertama di dunia untuk kanker otak anak yang mematikan dalam tahap uji klinis
Indonesia
•
03 Feb 2026
