
CDC: Lebih dari 300 orang jatuh sakit di atas kapal pesiar rute Texas-Meksiko

Kapal pesiar Ruby Princess merapat di Pelabuhan Kembla di Wollongong, Australia, pada 6 April 2020. (Xinhua/Zhu Hongye)
Kapal pesiar Ruby Princess yang melayani rute Texas-Meksiko mengangkut 2.881 penumpang dan 1.159 anggota awak, dengan sedikitnya 318 orang jatuh sakit dengan gejala muntah dan diare antara 26 Februari hingga 5 Maret.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Lebih dari 300 orang jatuh sakit di atas kapal pesiar Ruby Princess yang berlayar dari Negara Bagian Texas, Amerika Serikat (AS), ke Meksiko dan sebaliknya, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS, pada Rabu (8/3).Sedikitnya 284 dari 2.881 penumpang dan 34 dari 1.159 anggota awak jatuh sakit dengan gejala muntah dan diare di atas sebuah kapal pesiar Princess Cruises tersebut antara 26 Februari hingga 5 Maret, menurut CDC.Hingga saat ini, CDC belum dapat memastikan penyebab dari penyakit massal tersebut.Menanggapi wabah ini, perusahaan kapal pesiar tersebut kemudian mengumpulkan spesimen feses dari kasus-kasus penyakit gastrointestinal untuk dikirim ke laboratorium CDC guna pengidentifikasian patogen.CDC mengirim tim ahli epidemiologi untuk menyelidiki kemungkinan adanya virus yang menyusup ke dalam kapal Ruby Princess itu selepas berlabuh di Galveston, Texas, pada 5 Maret lalu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kebun Raya Jagatnatha lestarikan adat, jaga kesehatan
Indonesia
•
09 Dec 2019

Jabal Al-Lawz di Arab Saudi tertutup salju, jadi viral di medsos
Indonesia
•
02 Jan 2022

Tim UGM kembangkan alat deteksi dini ‘stunting’
Indonesia
•
25 Dec 2021

Palestina tuding Israel kobarkan "perang komprehensif" di Tepi Barat
Indonesia
•
20 Feb 2025


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
