
China pimpin pengajuan paten hijau global dengan pangsa lebih dari 50 persen

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' pada 16 Juli 2024 ini menunjukkan pembangkit listrik penyimpanan tenaga termal surya di wilayah Guazhou, Provinsi Gansu, China barat laut. (Xinhua)
Jumlah pengajuan paten China untuk teknologi hijau dan rendah karbon melalui Perjanjian Kerja Sama Paten (Patent Cooperation Treaty/PCT), sebuah sistem perlindungan paten internasional, telah melampaui 5.000 pada 2023, mengamankan posisi nomor satu global selama tiga tahun berturut-turut.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Kontribusi China terhadap pembangunan berkelanjutan dunia tercermin dari pertumbuhan patennya yang pesat. Laporan terbaru dari regulator kekayaan intelektual utama negara itu menyebutkan bahwa China telah mengamankan posisi teratas dalam hal jumlah pengajuan paten hijau dan rendah karbon yang dipublikasikan pada 2023, mencatatkan peningkatan secara tahunan sebesar 20 persen dan menyumbang separuh lebih dari total global.Peningkatan ini 7,1 poin persentase lebih tinggi dari rata-rata global, demikian menurut Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional China (China National Intellectual Property Administration/CNIPA) dalam Laporan tentang Analisis Statistik Paten Hijau dan Rendah Karbon.Laporan tersebut mendefinisikan paten hijau dan rendah karbon sebagai paten yang berpusat pada teknologi yang dapat mendorong pembangunan hijau. Paten ini mencakup lima domain utama, pengurangan karbon dari energi fosil, penghematan energi dan daur ulang serta pemanfaatan energi, energi bersih, penyimpanan energi, serta penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan gas rumah kaca.
Para penumpang menaiki sebuah bus listrik BYD di Cape Town, Afrika Selatan, pada 28 Februari 2024. Bus-bus listrik buatan China telah digunakan dalam operasional harian Golden Arrow Bus Services di Cape Town. (Xinhua/Xabiso Mkhabela)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Robot yang dikembangkan China rampungkan pembenaman kabel dasar laut pertama
Indonesia
•
14 Jun 2024

Kru Shenzhou-18 rampungkan ‘spacewalk’ pertama
Indonesia
•
30 May 2024

China capai kemajuan signifikan dalam pengendalian polutan organik persisten
Indonesia
•
19 May 2024

COVID-19 – Rusia kembangkan 28 varian vaksin
Indonesia
•
18 Jul 2020


Berita Terbaru

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Feature – Teknologi canggih dukung upaya konservasi panda di China
Indonesia
•
11 Jun 2026
