
Jerman akan percepat deportasi bagi pencari suaka yang ditolak

Foto yang diabadikan pada 25 Mei 2022 ini memperlihatkan gedung Bundestag Jerman di Berlin, ibu kota Jerman. (Xinhua/Ren Pengfei)
Jumlah migran dan pengungsi yang tiba di Jerman semakin meningkat, memaksa pemerintah menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang bertujuan mempercepat deportasi bagi para pencari suaka yang ditolak.
Berlin, Jerman (Xinhua) – Menghadapi peningkatan tajam jumlah migran dan pengungsi yang tiba di Jerman, pemerintah setempat pada Rabu (25/10) menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang bertujuan mempercepat deportasi bagi para pencari suaka yang ditolak.Guna memberikan lebih banyak waktu kepada otoritas untuk mempersiapkan deportasi, durasi maksimum penahanan pradeportasi akan diperpanjang dari 10 hari menjadi 28 hari. RUU tersebut masih harus disetujui oleh majelis rendah Parlemen Jerman (Bundestag)."Dengan RUU ini, kita memastikan bahwa orang yang tidak memiliki hak untuk tinggal harus meninggalkan negara kita dengan lebih cepat," kata Menteri Dalam Negeri Jerman Nancy Faeser. "Dengan cara ini, kita memperkuat dukungan masyarakat terhadap penerimaan pengungsi ke Jerman."Deportasi anggota organisasi kriminal akan dipermudah secara signifikan, menurut Kementerian Dalam Negeri Jerman.
Petugas polisi berpatroli di perbatasan antara Jerman dan Prancis di Kehl, Jerman, pada 17 Maret 2020. (Xinhua/Ulrich Hufnagel)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

PM Orban bersumpah akan pertahankan Hongaria dari kendali UE
Indonesia
•
16 Mar 2025

Rusia konfirmasi perpanjangan kesepakatan ekspor biji-bijian Laut Hitam selama 2 bulan
Indonesia
•
19 May 2023

Konsulat China di San Francisco kecam penabrakan mobil di kantor visa
Indonesia
•
11 Oct 2023

Serikat pekerja UAW di AS capai kesepakatan tentatif dengan GM
Indonesia
•
31 Oct 2023


Berita Terbaru

Kremlin sebut situasi Timur Tengah berkembang sesuai skenario terburuk
Indonesia
•
27 Mar 2026

Hakim AS tangguhkan upaya Pentagon hukum Anthropic yang tolak berikan akses kepada pemerintah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Jumlah korban sipil di Iran dan Lebanon kian bertambah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Analisis – Pengerahan pasukan darat AS ke Iran dapat rugikan Trump dari segi politik
Indonesia
•
27 Mar 2026
