Haji 1444H – Arab Saudi kerahkan 14.000 petugas, 8.000 sukarelawan untuk layani jamaah

Pemerintah Arab Saudi akan mengerahkan 14.000 petugas dan 8.000 sukarelawan untuk melayani jutaan jamaah haji 2023/1444 Hijriah, seiring dengan dicabutnya pembatasan akibat pandemik COVID-19. (Saudi Press Agency)
Jumlah jamaah haji 2023 (1444 Hijriah) akan mencapai 2,6 juta orang – angka normal sebelum pandemik melanda – seiring dengan dicabutnya pembatasan akibat COVID-19.
Jakarta (Indonesia Window) – Arab Saudi akan mengerahkan 14.000 petugas dan 8.000 sukarelawan untuk melayani jutaan jamaah haji tahun ini, seiring dengan dicabutnya pembatasan akibat pandemik COVID-19, dikutip dari Al Arabiya pada Selasa.“Rencana operasional untuk musim haji tahun ini adalah yang terbesar dalam sejarah Kepresidenan Haramain (Dua Masjid Suci), setelah berakhirnya pandemi Corona, dan akan disesuaikan dengan sistem layanan terintegrasi yang disiapkan oleh kepemimpinan yang bijak,” kata Presiden Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci Dr. Abdurrahman Assudais dalam sebuah pernyataan.
Sejumlah jamaah haji tiba di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz di Madinah. (Saudi Press Agency)
Sejumlah jamaah haji tiba di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz di Madinah. (Saudi Press Agency)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi wajibkan wanita tutup rambut dan leher di foto KTP
Indonesia
•
11 Jun 2022

China desak Israel penuhi kewajiban kemanusiaan di Gaza
Indonesia
•
03 Jul 2024

NPR: Larangan aborsi dapat perburuk tingkat kelahiran prematur di AS
Indonesia
•
22 Mar 2023

Aksi mogok kerja guru akibatkan 81 sekolah di Portland AS tutup
Indonesia
•
02 Nov 2023
Berita Terbaru

Belanda selidiki Roblox karena potensi risiko bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
31 Jan 2026

Flu landa AS, 20 juta kasus ditemukan pada musim flu saat ini, belasan ribu tewas
Indonesia
•
31 Jan 2026

Waspada! 2 kasus virus Nipah dilaporkan di India
Indonesia
•
31 Jan 2026

Cuaca ekstrem landa dunia pada Januari, badan global WMO desak penguatan sistem peringatan dini
Indonesia
•
31 Jan 2026
