
Kanada terima jumlah imigran terbesar sepanjang sejarah pada 2022

Sejumlah veteran pribumi tampak berdiri di sekitar tugu makam di Victory Square saat upacara untuk menandai Hari Veteran Pribumi Nasional yang digelar di Vancouver, British Columbia, Kanada, pada 8 November 2022. (Xinhua/Liang Sen)
Jumlah imigran di Kanada yang diterima sebagai penduduk tetap (permanent resident) baru pada 2022 sebanyak 431.645 orang, jumlah penerimaan orang terbesar dalam satu tahun sepanjang sejarah negara di Amerika Utara itu.
Ottawa, Kanada (Xinhua) – Pemerintah Kanada pada Selasa (3/1) mengumumkan telah menerima sebanyak 431.645 penduduk tetap (permanent resident) baru pada 2022 untuk mengisi kekurangan tenaga kerja, jumlah penerimaan orang terbesar dalam satu tahun sepanjang sejarah Kanada.Sebelum mencatat rekor baru untuk penerimaan pada 2021, kali terakhir Kanada menyambut pendatang baru dalam jumlah besar yakni pada 1913, kata Departemen Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada (Immigration, Refugees and Citizenship Canada/IRCC) dalam siaran pers."Saat pemerintah berfokus untuk mengatasi kekurangan pasar tenaga kerja serius yang kita hadapi saat ini dan membangun ekonomi yang kuat di masa depan, satu hal yang pasti yakni imigrasi merupakan bagian penting dari solusinya," kata IRCC.Pada 2022, IRCC memproses sekitar 5,2 juta permohonan untuk status penduduk tetap, penduduk sementara, dan kewarganegaraan. Angka tersebut dua kali lipat dari jumlah permohonan yang diproses pada 2021, menurut siaran tersebut.Saat ini, imigrasi menyumbang hampir 100 persen pertumbuhan angkatan kerja Kanada. Sekitar 75 persen pertumbuhan populasi Kanada berasal dari imigrasi, yang sebagian besar dalam kategori ekonomi. Pada 2036, imigran akan mewakili hingga 30 persen populasi Kanada, dibandingkan dengan 20,7 persen pada 2011.Selama sensus yang dilakukan pada 2021, hampir satu dari empat orang yang disensus merupakan atau telah mendapatkan status orang yang diberikan hak untuk tinggal di Kanada secara permanen (landed immigrant) atau penduduk tetap di Kanada, proporsi terbesar di antara negara-negara Kelompok Tujuh (Group of Seven/G7).Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Lebih dari 9.000 warga Palestina tewas sejak awal konflik Hamas-Israel di Gaza
Indonesia
•
03 Nov 2023

CDC Afrika peringatkan kenaikan jumlah kasus mpox, luncurkan rencana respons dengan WHO
Indonesia
•
10 Sep 2024

Paus Fransiskus cari 25 warga Swiss beragama Katolik sebagai pengawal
Indonesia
•
05 Sep 2022

Wisatawan Austria tewas diserang hiu di Laut Merah
Indonesia
•
04 Jul 2022


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
