
Israel mungkin akan "segera" lanjutkan serangan terhadap Iran

Asap mengepul setelah sebuah ledakan terjadi di Teheran, ibu kota Iran, pada 15 Juni 2025. Sejumlah ledakan mengguncang Teheran seiring dengan eskalasi ketegangan antara Iran dan Israel. (Xinhua/Shadati)
Israel siap menghadapi kemungkinan untuk segera melanjutkan serangannya demi mencapai tujuan kampanye militer terhadap Iran.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Israel siap menghadapi kemungkinan untuk segera melanjutkan serangannya demi mencapai tujuan kampanye militer terhadap Iran, ungkap Israel Katz, menteri pertahanan Israel, pada Kamis (14/5).
Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) J.D. Vance mengatakan bahwa kemajuan telah dicapai dalam perundingan dengan Iran, tetapi setiap kesepakatan harus memastikan Teheran tidak mengembangkan senjata nuklir.
"Misi kami belum selesai," kata Katz dalam upacara peringatan bagi para tentara. "Kami harus menuntaskan tujuan kampanye ini dengan cara yang memastikan Iran tidak lagi menjadi ancaman terhadap keberadaan Israel, terhadap pasukan AS ... hingga generasi-generasi mendatang."
"Kami siap menghadapi kemungkinan bahwa kami akan segera diminta bertindak lagi demi memastikan tujuan ini tercapai," tambahnya.
Katz juga menyinggung serangan drone peledak Hizbullah setelah sebuah drone peledak yang diluncurkan dari Lebanon menghantam wilayah utara Israel sebelumnya pada Kamis dan melukai tiga orang.
"Kami sangat menyadari ancaman drone," ujarnya. "Selain solusi yang telah diterapkan di lapangan, terdapat sejumlah solusi teknologi dan operasional tambahan, dan seluruh institusi pertahanan telah dikerahkan untuk menangani masalah ini."
"Hizbullah akan menanggung konsekuensi penuh," kata Katz.
Meski gencatan senjata yang rapuh masih berlaku, Israel terus melancarkan serangan mematikan setiap hari di Lebanon, sementara pasukan daratnya memperluas operasi di Lebanon selatan. Hizbullah merespons dengan menyerang tentara dan wilayah perbatasan menggunakan drone serta roket.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Hamas konfirmasi kematian jubir sayap militernya
Indonesia
•
31 Dec 2025

COVID-19 – Arab Saudi setujui vaksin AstraZeneca dan Moderna
Indonesia
•
19 Jan 2021

AS dan Iran gelar pembicaraan tatap muka di Islamabad, negosiasi mungkin diperpanjang
Indonesia
•
12 Apr 2026

Ratusan orang berunjuk rasa di NYC menentang mesin perang AS
Indonesia
•
16 Jan 2023


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
