Pasukan Rusia akan mundur dari tepi barat Sungai Dnieper

Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi tempat pelatihan Distrik Militer Barat di wilayah Ryazan pada 20 Oktober 2022. (Rilis pers Kremlin)
Pasukan Rusia akan mundur tepi kanan (barat) Sungai Dnieper dan memperkuat pertahanan terhadap serangan Ukraina di tepi kiri sungai itu, yang merupakan wilayah utama dari Kota Kherson.
Moskow, Rusia (Xinhua) – Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada Rabu (9/11) memerintahkan pasukan Rusia untuk meninggalkan tepi kanan (barat) Sungai Dnieper dan memperkuat pertahanan terhadap serangan Ukraina di tepi kiri sungai.Shoigu mengumumkan keputusan tersebut setelah mendengar laporan dari Sergei Surovikin, komandan kelompok pasukan gabungan Rusia di Ukraina, terkait perkembangan terakhir dari operasi militer khusus tersebut."Setelah penilaian secara menyeluruh tentang situasi saat ini, maka diusulkan upaya untuk membangun pertahanan di sepanjang tepi kiri Sungai Dnieper," kata Surovikin kepada Shoigu.Wilayah utama dari Kota Kherson terletak di tepi kanan sungai yang lebar tersebut, dan Surovikin menyebutnya sebagai keputusan sulit untuk mundur tetapi yang paling penting adalah menyelamatkan nyawa dan kemampuan tempur pasukan Rusia.Kherson adalah kota pelabuhan Ukraina yang berfungsi sebagai pusat administrasi Oblast Kherson. Terletak di Laut Hitam dan di Sungai Dnieper, Kherson adalah rumah bagi industri pembuatan kapal besar dan merupakan pusat ekonomi regional.
Foto yang diabadikan pada 24 Juli 2022 ini menunjukkan pemandangan pelabuhan di wilayah Kherson. (Xinhua/Victor)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Israel dan Hamas capai kesepakatan gencatan senjata
Indonesia
•
16 Jan 2025

Tanggapi mundurnya PM Palestina, PBB sebut ingin melihat pemerintahan Palestina kuat dan berdaya
Indonesia
•
28 Feb 2024

Bulgaria secara parsial resmi jadi anggota zona Schengen
Indonesia
•
02 Apr 2024

Saudi-Indonesia tandatangani perjanjian musim Haji 2020
Indonesia
•
04 Dec 2019
Berita Terbaru

Pejabat Palestina sebut Trump berupaya jadikan "Dewan Perdamaian" alternatif PBB
Indonesia
•
09 Feb 2026

Israel perdalam kendali atas Tepi Barat dengan perluas permukiman ilegal
Indonesia
•
09 Feb 2026

Israel langgar terus gencatan senjata di Gaza, Mesir desak pasukan internasional pantau
Indonesia
•
09 Feb 2026

Pemilu Jepang kacau! Pengacara gugat hasil perhitungan suara
Indonesia
•
09 Feb 2026
