
Israel sebut akan bangun 22 permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki

Pasukan Israel terlihat saat operasi serangan militer di Nablus, Tepi Barat bagian utara, pada 9 Mei 2025. (Xinhua/Ayman Nobani)
Israel mencaplok Tepi Barat dalam Perang Timur Tengah pada 1967, dan sejak saat itu terus memperluas permukiman di wilayah tersebut. Saat ini, lebih dari 720.000 pemukim Israel tinggal di komunitas-komunitas yang dijaga ketat di Tepi Barat.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Israel pada Kamis (29/5) mengatakan bahwa pihaknya akan membangun 22 permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki, dalam apa yang disebut oleh para pejabat sebagai perluasan strategis kehadiran Israel di wilayah Palestina.Sebuah peta yang dirilis oleh menteri keuangan Israel yang berhaluan kanan ekstrem, Bezalel Smotrich, menunjukkan rencana tersebut mencakup pembangunan kembali dua pos, Homesh dan Sa-Nur, di bagian utara wilayah itu. Kedua pos tersebut dievakuasi pada 2005 sebagai bagian dari penarikan Israel dari Jalur Gaza.
Seorang warga Palestina terlihat dalam sebuah operasi militer Israel di Kota Nablus, Tepi Barat, pada 27 Mei 2025. (Xinhua/Ayman Nobani)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China harapkan pengembangan hubungan dengan Iran
Indonesia
•
14 Feb 2023

Feature – Invasi militer AS sebabkan stagnasi ekonomi dan perpecahan politik di Irak
Indonesia
•
30 Jul 2024

Trump minta kontribusi 1 miliar dolar AS bagi negara yang ingin kursi di Dewan Perdamaian
Indonesia
•
18 Jan 2026

Komisi HAM Fiji kutuk pembuangan air limbah nuklir oleh Jepang
Indonesia
•
29 Aug 2023


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
