
Iran serang dua pangkalan udara strategis Israel, ketegangan kian memanas

Orang-orang menghadiri upacara pemakaman di Teheran, Iran, pada 1 April 2026. (Xinhua/Shadati)
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran menyatakan bahwa pasukan kedirgantaraannya pada Senin (8/6) pagi waktu setempat menargetkan dua pangkalan udara Israel yang "penting dan strategis" sebagai balasan atas serangan Israel terhadap negara di kawasan Teluk tersebut sebelumnya pada hari yang sama.
Dalam pernyataan pada outlet berita resminya, Sepah News, IRGC mengatakan telah menyerang pangkalan udara Nevatim dan Tel Nof di Israel sebagai respons atas serangan rudal Israel terhadap sejumlah lokasi radar di tiga lokasi di Iran.
Seluruh unit tempur dan operasionalnya sepenuhnya siap untuk melaksanakan operasi di semua front, imbuh IRGC.
Sementara itu, ledakan terdengar di Teheran, ibu kota Iran, serta di dua provinsi lainnya pada Senin pagi, lapor kantor berita semiresmi Iran, Fars.
Mengutip sumber-sumber setempat, laporan itu mengatakan satu ledakan terdengar di Teheran barat, dua ledakan di Provinsi Isfahan di Iran tengah, dan satu ledakan lainnya di dekat Tabriz, ibu kota Provinsi Azerbaijan Timur di Iran barat laut.
Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) menyatakan via Telegram bahwa Angkatan Udara Israel menyerang target-target militer di Iran bagian barat dan tengah pada Senin pagi.
Pada Ahad (7/6), IRGC mengatakan dalam pernyataannya bahwa pihaknya telah meluncurkan rudal balistik ke Pangkalan Udara Ramat David di Israel utara sebagai respons atas apa yang disebutnya sebagai "kejahatan berskala luas" Israel di Lebanon selatan, termasuk pembunuhan dan pengusiran warga sipil.
Pernyataan itu menyebutkan bahwa pangkalan udara Israel itu melancarkan serangan di Lebanon.
Masih pada hari tersebut, Ali Abdollahi, komandan utama Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran, memperingatkan bahwa Israel akan menghadapi serangan yang lebih "destruktif dan menimbulkan penyesalan" apabila memperluas serangan ke Lebanon selatan dan kawasan Dahieh di pinggiran selatan Beirut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi: Bantuan militer AS ke Israel lampaui 21 miliar dolar AS sejak konflik Gaza meletus
Indonesia
•
08 Oct 2025

1.734 titik panas terdeteksi di Kalimantan, kabut asap kini selimuti Brunei
Indonesia
•
31 Aug 2026

Presiden Lebanon kecam Iran karena jadikan negaranya alat negosiasi
Indonesia
•
06 Jun 2026

PM China bertemu dengan presiden UNGA
Indonesia
•
04 Feb 2023


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
