Houthi klaim targetkan tiga kapal tanker Arab Saudi dalam 48 Jam, ketegangan Laut Merah memanas

Sebuah kapal tanker pengangkut produk minyak bumi berlayar melintasi Laut Merah di dekat pintu masuk Terusan Suez di Kegubernuran Suez, Mesir, pada 11 Maret 2026. (Xinhua/Ahmed Gomaa)

Sanaa, Yaman (Xinhua/Indonesia Window) – Kelompok Houthi Yaman telah menargetkan tiga kapal tanker minyak Arab Saudi dalam 48 jam terakhir, kata seorang sumber internal kelompok tersebut seperti dikutip oleh Al Mayadeen, lembaga penyiaran yang berbasis di Lebanon, pada Ahad (26/7).

Sumber tersebut menuturkan serangan itu merupakan bagian dari upaya Houthi untuk menegakkan larangan maritim terhadap aktivitas pelayaran Arab Saudi.

Sumber tersebut mengklaim bahwa tidak ada kapal tanker Arab Saudi yang berlayar melintasi Selat Bab al-Mandeb, gerbang selatan Laut Merah, sejak blokade diberlakukan pada Senin (20/7) lalu, seraya menyatakan bahwa "16 kapal Arab Saudi telah diputar balik dan dilarang melintas."

Klaim itu belum dapat diverifikasi secara independen, dan belum ada komentar langsung dari otoritas Arab Saudi atau koalisi pimpinan Arab Saudi.

Kelompok Houthi pada Kamis (23/7) menyampaikan bahwa pihaknya telah menargetkan dua kapal tanker minyak Arab Saudi yang melanggar larangan maritimnya di Laut Merah.

Saudi Press Agency kemudian mengonfirmasi bahwa sebuah kapal tanker milik perusahaan Arab Saudi dihantam oleh serangan dan terbakar.

Koalisi pimpinan Arab Saudi menyerang sejumlah situs militer di Hodeidah, kota pelabuhan Laut Merah yang dikuasai oleh Houthi, pada Jumat (24/7) malam waktu setempat. Sebagai balasan, kelompok Houthi pada Sabtu (25/7) melancarkan serangan rudal dan drone ke sejumlah fasilitas energi Arab Saudi.

Yaman dilanda konflik sejak akhir 2014, ketika kelompok Houthi merebut Sanaa, ibu kota negara itu, dan sebagian besar wilayah di Yaman utara, yang memicu intervensi koalisi pimpinan Arab Saudi pada tahun berikutnya untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait