Iran ajukan proposal 10 jelang perundingan dengan AS. Apa saja isinya?

Orang-orang menghadiri upacara pemakaman di Teheran, Iran, pada 1 April 2026. (Xinhua/Sha Dati)

Gencatan senjata selama dua pekan antara Iran dan Amerika Serikat tidak menandakan berakhirnya perang, menunggu perundingan mengenai rincian rencana 10 poin Iran.

Kairo, Mesir (Xinhua/Indonesia Window) – Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran pada Rabu (8/4) mengatakan gencatan senjata selama dua pekan dengan Amerika Serikat (AS) tidak menandakan berakhirnya perang, menunggu perundingan mengenai rincian rencana 10 poin mereka.

Menurut kantor berita semiresmi Iran, Mehr News Agency, ke-10 poin tersebut adalah sebagai berikut:

1. Komitmen AS untuk memastikan tidak ada aksi agresi lebih lanjut;

2. Berlanjutnya kendali Iran atas Selat Hormuz;

3. Pengakuan atas hak pengayaan nuklir Iran;

4. Pencabutan semua sanksi utama;

5. Pencabutan semua sanksi sekunder;

6. Penghapusan semua resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Iran;

7. Penghapusan semua resolusi Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional terhadap Iran;

8. Pembayaran ganti rugi kepada Iran atas kerugian yang dialami dalam perang;

9. Penarikan pasukan tempur AS dari kawasan;

10. Penghentian pertempuran di semua front, termasuk Lebanon.

Iran dan Amerika Serikat menyepakati gencatan senjata selama dua pekan, kurang dari 2 jam sebelum tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump, dan akan melakukan negosiasi di Pakistan.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait