
Presiden Tanzania: Afrika tak aman bagi mereka yang terlibat korupsi

Para pejabat terlihat di Markas Besar Uni Afrika (UA) di Addis Ababa, ibu kota Ethiopia, pada 15 Februari 2023. (Xinhua/Michael Tewelde)
Konvensi Uni Afrika tentang Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi yang disepakati 20 tahun yang lalu bertujuan melawan korupsi yang dianggap memperlambat pembangunan benua itu.
Dar Es Salaam, Tanzania (Xinhua) – Presiden Tanzania Samia Suluhu Hassan pada Selasa (11/7) memperingatkan bahwa Afrika tidak aman bagi orang-orang yang terlibat dalam praktik korupsi."Afrika bukan tempat persembunyian bagi orang-orang korup ... Terlibat dalam praktik korupsi di Afrika sama dengan bermain-main dengan api," kata Hassan di Kota Arusha, Tanzania utara, untuk memperingati Hari Antikorupsi Afrika, seraya menambahkan bahwa Afrika juga tidak boleh digunakan untuk pencucian uang yang diperoleh melalui praktik korupsi.Di saat Afrika memperingati 20 tahun pengesahan Konvensi Uni Afrika tentang Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi, Hassan mendesak para pemimpin Afrika sejawat untuk bergabung dalam perang melawan korupsi yang menurutnya memperlambat pembangunan benua itu.
Sejumlah kendaraan melaju di jalan bebas hambatan Nairobi di Nairobi, Kenya, pada 22 Desember 2022. (Xinhua/Han Xu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Lebih 55 persen penduduk dewasa Malaysia terima vaksinasi penuh
Indonesia
•
23 Aug 2021

AS perpanjang gencatan senjata dengan Iran
Indonesia
•
22 Apr 2026

Perkuat sistem antidoping global, WADA setujui daftar larangan baru
Indonesia
•
14 Sep 2024

Senator J.D. Vance terima pencalonan dirinya sebagai cawapres AS dari Partai Republik
Indonesia
•
19 Jul 2024


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
