
AP: Setahun berlalu, investigasi penembakan Uvalde masih berlangsung

Foto yang diabadikan pada 8 Agustus 2022 ini memperlihatkan lokasi peringatan sementara di luar Sekolah Dasar Robb di Uvalde, Texas, Amerika Serikat. (Xinhua/Nick Wagner)
Investigasi atas insiden penembakan di Sekolah Dasar Robb, Negara Bagian Texas, Amerika Serikat, masih berlangsung setelah setahun lalu seorang pria bersenjata membunuh 19 anak dan dua guru di dalam ruang kelas empat.
New York City, AS (Xinhua) – Investigasi kriminal di Negara Bagian Texas, Amerika Serikat (AS), atas respons ragu-ragu polisi pada insiden penembakan di Sekolah Dasar Robb masih berlangsung saat Rabu (24/5) menandai satu tahun sejak seorang pria bersenjata membunuh 19 anak dan dua guru di dalam ruang kelas empat di Uvalde, menurut laporan The Associated Press (AP) pada Senin (22/5)."Investigasi yang masih berlangsung menggarisbawahi perdebatan yang tak berkesudahan atas penembakan di sekolah paling mematikan di Texas dan bagaimana hari-hari setelah serangan itu dirusak oleh pihak berwenang yang memberikan laporan tidak akurat dan bertentangan mengenai sejumlah upaya yang dilakukan untuk menghentikan seorang remaja pria bersenjata yang menggunakan senapan model AR," kata laporan itu.Investigasi itu berjalan seiring dengan gelombang baru kemarahan publik di AS atas kekerasan senjata api, berbagai seruan baru untuk peraturan senjata api yang lebih ketat dan gugatan hukum atas pihak berwenang di Uvalde yang terus menahan catatan publik terkait penembakan tersebut dan respons polisi, sebut laporan AP.Sebuah laporan yang memberatkan dari anggota parlemen Texas menyatakan hampir 400 petugas dari berbagai lembaga federal, negara bagian, dan lokal terlibat dalam insiden tersebut. Temuan itu mengungkapkan bagaimana petugas kepolisian bersenjata lengkap menunggu lebih dari satu jam untuk menghadapi dan membunuh pria bersenjata berusia 18 tahun itu. Laporan tersebut juga menuding polisi gagal "memprioritaskan penyelamatan nyawa orang-orang tak bersalah atas keselamatan mereka sendiri," menurut laporan AP.Sedikitnya lima petugas polisi yang menjalani investigasi setelah penembakan tersebut dipecat atau mengundurkan diri, meskipun pertanggungjawaban lengkapnya tidak jelas. Setelah serangan tersebut, Kepala Departemen Keamanan Publik Texas Steve McCraw banyak menyalahkan kepala polisi sekolah Uvalde, yang kemudian dipecat, imbuh laporan tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tingkat persetujuan warga AS terhadap Biden dekati titik terendah
Indonesia
•
31 Mar 2023

Analisis – G7 yang dimanipulasi AS pecah belah dunia dan ciptakan ketegangan
Indonesia
•
22 May 2023

Sidang Majelis Umum PBB ke-77 berakhir, Korosi dorong kerja sama berskala global
Indonesia
•
07 Sep 2023

Trump "kemungkinan besar" akan beri perpanjangan waktu 90 hari bagi TikTok pada hari pelantikannya
Indonesia
•
19 Jan 2025


Berita Terbaru

Palestina kecam UU Hukuman Mati Israel yang incar warga Palestina di Tepi Barat
Indonesia
•
01 Apr 2026

Meski tuai penolakan, Jepang gunakan rudal serangan balik jarak jauh untuk pertama kalinya
Indonesia
•
01 Apr 2026

Trump sebut bersedia akhiri perang dengan Iran meski Selat Hormuz tetap ditutup
Indonesia
•
01 Apr 2026

Sekitar 8 juta orang di seluruh dunia ikuti unjuk rasa menentang perang AS-Israel terhadap Iran
Indonesia
•
30 Mar 2026
