
China perkuat pemeriksaan paten untuk industri mutakhir

Seorang pengunjung bermain catur China melawan sebuah robot catur berteknologi AI dalam Konferensi Kecerdasan Buatan Dunia (World Artificial Intelligence Conference/WAIC) 2023 di Shanghai, China timur, pada 6 Juli 2023. (Xinhua/Fang Zhe)
Inovasi IPTEK serta perlindungan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) di China dalam industri-industri yang sedang berkembang (emerging) dan bentuk bisnis baru, dilakukan dengan membentuk 18 basis data untuk sejumlah teknologi terdepan (frontier) yang dapat diakses oleh publik.
Beijing, China (Xinhua) – Regulator kekayaan intelektual (intellectual property/IP) tertinggi China pada Kamis (14/9) menyampaikan bahwa pihaknya telah menggenjot upaya pemeriksaan guna melindungi paten di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), teknologi genetik, dan blockchain dengan lebih baik.Regulator itu merevisi standar pemeriksaan untuk industri-industri mutakhir (cutting-edge) tersebut, memperluas cakupan paten, serta memberikan pemeriksaan kualitas dan efisiensi yang lebih tinggi, urai Wu Hongxiu, seorang pejabat dari Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional (National Intellectual Property Administration) China, dalam sebuah konferensi pers.Guna mendukung inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta perlindungan IP dalam industri-industri yang sedang berkembang (emerging) dan bentuk bisnis baru, administrasi itu bersikap lebih terbuka perihal data paten, membentuk 18 basis data untuk sejumlah teknologi terdepan (frontier) yang dapat diakses oleh publik, imbuh Wu.China memanfaatkan IP untuk mendorong inovasi, terutama dalam memenuhi permintaan teknologi dan industri baru dalam beberapa tahun terakhir. Contohnya, pada 2022, negara tersebut menempati posisi teratas secara global dalam hal jumlah aplikasi paten yang diajukan untuk teknologi AI, dengan skala industri AI intinya menembus 500 miliar yuan atau sekitar 68,7 miliar dolar AS.*1 yuan = 2.110 rupiah**1 dolar AS = 15.357 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi ungkap krisis iklim kuno beri peringatan tentang pengasaman laut pada masa kini
Indonesia
•
25 Dec 2024

Huawei luncurkan pusat data awan baru di ibu kota Arab Saudi
Indonesia
•
06 Sep 2023

Babi kutil endemik Indonesia rentan African swine fever, butuh konservasi ex-situ
Indonesia
•
20 Dec 2025

Model AI ASTERIS mampu buat citra dari eksplorasi ruang angkasa terdalam
Indonesia
•
24 Feb 2026


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
