
PBB lanjutkan keterlibatan dengan semua pihak dalam kesepakatan biji-bijian Laut Hitam

Wakil Sekretaris Jenderal untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Martin Griffiths (depan) memberikan pengarahan dalam pertemuan Dewan Keamanan di markas besar PBB di New York City, Amerika Serikat, pada 21 Juli 2023. (Xinhua/PBB/Manuel Elias)
Inisiatif Biji-Bijian Laut Hitam membuat ekspor hampir 33 juta metrik ton makanan dari pelabuhan-pelabuhan Ukraina di Laut Hitam dapat dilaksanakan dengan aman ke 45 negara, dengan lebih dari 1.000 kapal diberangkatkan dari pelabuhan-pelabuhan tersebut, selama kurun 12 bulan.
PBB (Xinhua) – Martin Griffiths, kepala bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada Jumat (21/7) mengatakan bahwa badan dunia tersebut akan melanjutkan keterlibatannya dengan semua pihak terkait dalam Inisiatif Biji-Bijian Laut Hitam guna memastikan makanan serta pupuk Rusia dan Ukraina dapat terus menjangkau pasar global."Dukungan internasional yang terpadu sangat penting bagi kesuksesan inisiatif ini," kata Griffiths selaku Wakil Sekretaris Jenderal untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat PBB.Ekspor makanan dan pupuk dari Ukraina dan Rusia tetap sangat penting bagi ketahanan pangan global, tuturnya dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB.Bersama Turkiye dan PBB, Rusia dan Ukraina secara terpisah menandatangani Inisiatif Biji-Bijian Laut Hitam di Istanbul pada Juli 2022. Dengan kesepakatan ini, Ukraina dapat mengekspor biji-bijian dan produk pertanian lainnya dari pelabuhan-pelabuhannya di Laut Hitam.Moskow menangguhkan keikutsertaannya dalam kesepakatan tersebut pada 17 Juli 2023, dan mengatakan akan kembali melanjutkan kesepakatan itu segera setelah syarat-syarat dari Rusia dipenuhi.Menurut Griffiths, selama kurun 12 bulan, Inisiatif Biji-Bijian Laut Hitam membuat ekspor hampir 33 juta metrik ton makanan dari pelabuhan-pelabuhan Ukraina di Laut Hitam dapat dilaksanakan dengan aman ke 45 negara, dengan lebih dari 1.000 kapal diberangkatkan dari pelabuhan-pelabuhan tersebut.Dalam pertemuan Dewan Keamanan, Wakil Sekretaris Jenderal untuk Urusan Politik dan Pembangunan Perdamaian PBB Rosemary DiCarlo turut menyampaikan pernyataan yang senada dengan Griffiths."Sekretaris Jenderal (PBB) dengan jelas mengatakan bahwa kami tidak akan menghentikan upaya untuk memfasilitasi akses tanpa hambatan ke pasar global bagi makanan dan pupuk dari Ukraina maupun Federasi Rusia," kata DiCarlo.Mengutip situasi baru-baru ini, DiCarlo menekankan bahwa setiap risiko konflik yang muncul sebagai akibat dari insiden militer di Laut Hitam, baik yang disengaja maupun tidak, harus dihindari dengan cara apa pun.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Netanyahu sebut Israel daratkan pukulan "yang tak mungkin terbayangkan" terhadap Hizbullah
Indonesia
•
24 Sep 2024

Lebih dari 1.530 orang tewas di Lebanon sejak eskalasi terbaru pecah
Indonesia
•
10 Apr 2026

Presiden transisi Gabon serukan pencabutan sanksi
Indonesia
•
06 Oct 2023

Putin tuding AS dalangi "serangan teroris" terhadap jalur pipa Nord Stream
Indonesia
•
16 Mar 2023


Berita Terbaru

Mengapa harga barang terus naik? Analis soroti dampak 100 hari konflik Iran-AS
Indonesia
•
08 Jun 2026

Trump desak Iran hentikan serangan rudal ke Israel dan kembali ke meja perundingan
Indonesia
•
08 Jun 2026

Iran raup 36 miliar rupiah per kapal yang melintasi Selat Hormuz
Indonesia
•
08 Jun 2026

Presiden Xi sebut hubungan China-RRDK hadapi peluang dan misi baru
Indonesia
•
08 Jun 2026
