
Indonesia sambut baik upaya China-Pakistan untuk prioritaskan dialog dan diplomasi

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, memberikan keterangan pers kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 3 Maret 2026. (Sekretariat Kabinet RI)
China dan Pakistan mengeluarkan inisiatif lima poin pada 31 Maret, yang mencerminkan konsensus internasional untuk gencatan senjata dan perdamaian.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Inisiatif dari para mitra di kawasan, termasuk China dan Pakistan, merupakan langkah-langkah praktik menuju penghentian permusuhan secara permanen, perundingan perdamaian, perlindungan warga sipil, dan normalisasi hubungan ekonomi. Demikian disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia (RI) Sugiono dalam pernyataan tertulis kepada Xinhua.
Sejak awal, Indonesia menyerukan kepada pihak-pihak yang berkonflik untuk segera menghentikan permusuhan dan kembali ke meja perundingan dalam upaya mengatasi masalah mereka sesuai dengan hukum internasional, kata Sugiono.
China dan Pakistan mengeluarkan inisiatif lima poin pada 31 Maret, yang mencerminkan konsensus internasional untuk gencatan senjata dan perdamaian.
Sugiono mengatakan, Indonesia menyambut baik upaya-upaya dalam memprioritaskan dialog dan diplomasi, yang akan mewujudkan kondisi yang diperlukan untuk terciptanya perdamaian, stabilitas, dan keamanan yang lebih luas di kawasan tersebut dan sekitarnya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Iran bebaskan biaya transit Selat Hormuz untuk negara sahabat, Indonesia tidak masuk
Indonesia
•
25 Apr 2026

Regulasi kunci wujudkan pendidikan berkualitas
Indonesia
•
10 Nov 2022

Presiden bahas kerja sama kesehatan hingga industri kapal listrik bersama Sistema Group
Indonesia
•
22 Nov 2025

Haji1443 – Jamaah haji Indonesia berangkat ke Tanah Suci mulai 4 Juni
Indonesia
•
04 Jun 2022


Berita Terbaru

Menag RI apreasiasi pemerintah Saudi, tekankan peran lulusan LIPIA dalam dakwah Islam
Indonesia
•
28 Apr 2026

Korban tewas kecelakaan kereta di Bekasi naik jadi 14, Presiden Prabowo jenguk korban
Indonesia
•
28 Apr 2026

Indonesia berikan relaksasi tarif nol persen untuk impor elpiji dan plastik selama 6 bulan
Indonesia
•
28 Apr 2026

Presiden lantik Mohammad Jumhur Hidayat, Hanif Faisol Nurofiq, Hasan Nasbi
Indonesia
•
28 Apr 2026
