
Beijing duduki peringkat tujuh dalam Indeks Pusat Pertukaran Internasional 2022

Foto yang diabadikan pada 3 Oktober 2022 ini memperlihatkan pemandangan gedung-gedung pencakar langit di Kawasan Bisnis Terpadu (Central Business District/CBD) saat senja di Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Wang Jianhua)
Indeks Pusat Pertukaran Internasional menilai bahwa pusat-pusat pertukaran internasional adalah kota-kota pusat global atau regional yang memiliki fungsi menghubungkan dan melayani dunia, mampu mengumpulkan faktor-faktor kelas atas internasional, serta memainkan peran kunci dalam urusan global.
Beijing, China (Xinhua) – Ibu kota China, Beijing, menempati peringkat ketujuh dalam Indeks Pusat Pertukaran Internasional (International Exchange Centers Index) 2022, menurut sebuah laporan yang dirilis pada Rabu (8/2).Laporan tersebut disusun oleh Institut Perencanaan Pembangunan China di Universitas Tsinghua bersama Deloitte China, mengikuti riset komprehensif terhadap 37 kota di seluruh dunia.Laporan tersebut mengatakan bahwa pusat-pusat pertukaran internasional adalah kota-kota pusat global atau regional yang memiliki fungsi menghubungkan dan melayani dunia, mampu mengumpulkan faktor-faktor kelas atas internasional, serta memainkan peran kunci dalam urusan global. Kota-kota tersebut menjadi simpul dan pusat penting dalam jaringan dinamis pertukaran internasional.Laporan ini bertujuan untuk mengidentifikasi keteraturan dan masalah yang ada dalam pengembangan pusat-pusat pertukaran internasional serta memberikan referensi untuk menciptakan strategi dan rencana pembangunan kota.Laporan ini juga mendefinisikan sebuah kerangka evaluasi yang mencakup tiga indikator tingkat pertama, yaitu daya tarik, pengaruh, dan konektivitas, serta 11 indikator tingkat kedua dan 25 indikator tingkat ketiga. Beijing menempati urutan ke-24 dalam hal daya tarik, ketiga dalam hal pengaruh, dan ke-13 dalam hal konektivitas.London, New York, Paris, Singapura, dan Seoul menjadi lima kota teratas dalam indeks tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ladang angin lepas pantai raksasa di China hasilkan daya 1 miliar kWh
Indonesia
•
28 Mar 2022

Bank Dunia perkirakan ekonomi global tumbuh 4 persen pada 2021
Indonesia
•
06 Jan 2021

AS selidiki Jerman karena beli obat inovatif terlalu murah
Indonesia
•
20 Jun 2026

OPEC turunkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global 2026
Indonesia
•
14 May 2026


Berita Terbaru

FreeNow hadir di Morowali, investasi China diharapkan gerakkan ekonomi lokal
Indonesia
•
28 Oct 2026

Impor BBM Indonesia dari China bisa melonjak 8 kali lipat, dari 6,6 triliun rupiah jadi 54,45 triliun rupiah
Indonesia
•
28 Oct 2026

Arab Saudi simpan minyak mentah di Jurong Rock Caverns Singapura
Indonesia
•
26 Oct 2026

Danantara buka penjajakan dengan 11 perusahaan China, investasi PLTS dan hilirasasi mineral jadi sorotan
Indonesia
•
27 Oct 2026
