
Ilmuwan kembangkan teknologi untuk produksi hidrogen langsung dari udara

Foto dari udara yang diabadikan pada 8 Desember 2021 ini menunjukkan sebuah pembangkit listrik tenaga panas surya garam cair di Kota Yumen, Provinsi Gansu, China barat laut. (Xinhua/Fan Peishen)
Teknologi untuk memproduksi hidrogen dari udara bisa dilakukan dengan mengubah energi matahari atau angin menjadi bahan bakar hidrogen melalui elektrolisis air, bahkan di daerah yang kekurangan air.
Beijing, China (Xinhua) – Hidrogen, suatu bentuk energi bersih, dapat diproduksi langsung dari udara dengan teknologi elektrolisis yang ditenagai oleh energi terbarukan, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications.Teknologi untuk memproduksi hidrogen dari udara tersebut memungkinkan mengubah energi matahari atau angin menjadi bahan bakar melalui elektrolisis air, bahkan di daerah dengan kekurangan air.Sekelompok ilmuwan dari Ganjiang Innovation Academy di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS), University of Manchester Inggris dan University of Melbourne Australia bersama-sama mengembangkan sebuah purwarupa sel elektrolitik. Purwarupa itu dapat secara langsung (in situ) menyerap kelembapan di udara, alih-alih menggunakan air cair, dan menghasilkan hidrogen melalui elektrolisis.Didukung oleh energi matahari atau angin, purwarupa itu beroperasi selama 12 hari berturut-turut menghasilkan kinerja yang stabil, kata penelitian itu.Purwarupa tersebut dapat bekerja di lingkungan yang kering dengan kelembapan hanya 4 persen dan menghasilkan hidrogen ramah lingkungan yang berkelanjutan dengan dampak minimal terhadap lingkungan, mengindikasikan bahwa daerah gersang dan semikering terpencil bisa diharapkan mendapat dukungan energi bersih melalui penggunaan teknologi ini, menurut penelitian itu.
Foto yang diabadikan pada 8 Desember 2021 ini menunjukkan turbin angin di ladang angin Changma yang berada di Kota Yumen, Provinsi Gansu, China barat laut. (Xinhua/Fan Peishen)
Proyek hidrogen di China
Pulau Dachen di Kota Taizhou yang terletak di Provinsi Zhejiang, China timur merupakan lokasi proyek pengembangan tenaga listrik yang mampu mengonversi listrik yang dihasilkan oleh turbin angin menjadi hidrogen untuk disimpan, serta mengonversi hidrogen menjadi listrik dan panas ketika diperlukan.Pulau Dachen kaya dengan sumber daya tenaga angin dengan rata-rata kecepatan angin tahunan 6,8 meter per detik. Jumlah jam efektif tahunannya ketika tenaga angin tersedia mencapai 7.000.Sebuah proyek peragaan pemanfaatan energi hidrogen komprehensif di pulau itu mulai beroperasi pada 8 Juli lalu.
Pulau Dachen di Kota Taizhou yang terletak di Provinsi Zhejiang, China timur merupakan lokasi proyek pengembangan tenaga listrik yang mampu mengonversi listrik yang dihasilkan oleh turbin angin menjadi hidrogen untuk disimpan, serta mengonversi hidrogen menjadi listrik dan panas ketika diperlukan. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penggunaan B30 turunkan emisi GRK 14,34 juta ton karbon dioksida
Indonesia
•
17 Jan 2020

Peneliti BRIN jelaskan ‘plasma bubble’ berdampak pada ionosfer kawasan lintang rendah Indonesia
Indonesia
•
04 Jul 2024

China capai komunikasi laser intersatelit berkecepatan ultratinggi
Indonesia
•
14 Jan 2024

Studi: Perubahan iklim picu meningkatnya kekeringan salju
Indonesia
•
06 May 2025


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
