
Cape Town di Afrika Selatan jadi kota terbaik kedua di dunia versi Time Out

Foto yang diabadikan pada 13 Agustus 2023 ini memperlihatkan deretan rumah warna-warni di daerah Bo-Kaap di Cape Town, Afrika Selatan. (Xinhua/Dong Jianghui)
Ibu kota legislatif Afrika Selatan, Cape Town, menempati urutan kedua dalam daftar terbaru kota paling layak huni di dunia untuk 2024.
Cape Town, Afrika Selatan (Xinhua) – Cape Town, ibu kota legislatif Afrika Selatan, menempati urutan kedua dalam daftar terbaru kota paling layak huni di dunia untuk 2024.Dalam daftar ‘50 Kota Terbaik 2024’ yang dirilis pada Selasa (23/1) oleh Time Out, perusahaan media dan perhotelan global terkemuka, Cape Town dinobatkan sebagai peringkat kedua, setelah New York, Amerika Serikat.Cape Town mengungguli destinasi-destinasi penting di Eropa, seperti Berlin (urutan ketiga), London (urutan keempat), dan Madrid (urutan kelima).Menurut sebuah pernyataan di situs web Time Out, peringkat tahunan kota paling luar biasa di dunia ini didasarkan pada hasil survei terhadap ribuan warga kota di seluruh dunia yang mendiami kampung halaman mereka.Melalui kemitraan dengan perusahaan riset Potentia Insight, survei ini dilaksanakan dengan memanfaatkan sudut pandang warga setempat, menggali berbagai aspek, seperti kualitas dan keterjangkauan makanan, kebudayaan dan kehidupan malam, serta kesejahteraan dan keindahan kota secara keseluruhan."Seratus persen penduduk setempat mengatakan bahwa kota ini (Cape Town) indah dan membuat mereka bahagia, sementara keindahan budaya Cape Town menduduki peringkat teratas di dunia dalam hal kualitas," ungkap survei tersebut.
Foto yang diabadikan pada 12 Agustus 2023 ini menunjukkan pemandangan di Tanjung Harapan di Cape Town, Afrika Selatan. (Xinhua/Dong Jianghui)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kota Ramah Lingkungan Tianjin China-Singapura dorong transformasi hijau dengan tujuan konstruksi inovatif
Indonesia
•
03 Sep 2024

Menyulap gurun menjadi hutan: Cara China bantu dunia menuju penghijauan
Indonesia
•
13 Jun 2023

ITB-Universitas Osaka kerja sama penelitian vaksin
Indonesia
•
05 Mar 2021

Raysha, gadis autis luncurkan karya seni untuk keluarga prasejahtera
Indonesia
•
16 Feb 2021


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
