
Cendekiawan sebut 2023 jadi tahun bersejarah bagi hubungan Tajikistan-China

Seorang profesor Tajikistan menjelaskan cara memotong pipa baja kepada para mahasiswa di Luban Workshop di Dushanbe, Tajikistan, pada 12 April 2023. Luban Workshop, yang didirikan bersama oleh Sekolah Tinggi Manajemen Konstruksi & Teknologi Kejuruan Perkotaan Tianjin dan Universitas Teknik Tajikistan, secara resmi dioperasikan pada November 2022. (Xinhua/Kalizhan Ospanov)
Hubungan Tajikistan-China mencapai level baru koordinasi strategis, yang terus memberikan dorongan bagi kerja sama di berbagai bidang seperti politik, ekonomi, dan budaya.
Dushanbe, Tajikistan (Xinhua) – Tahun 2023 akan menjadi tahun yang bersejarah bagi hubungan Tajikistan-China, demikian diungkapkan Guzel Maitdinova, direktur Pusat Studi Geopolitik di Russian-Tajik (Slavonic) University kepada Xinhua dalam wawancara baru-baru ini menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) China-Asia Tengah.Tahun ini merupakan tahun yang penting karena tidak hanya menandai peringatan 10 tahun pembentukan kemitraan strategis antara kedua negara, tetapi juga peringatan 10 tahun Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative/BRI) yang diusulkan China, kata Maitdinova.Dirinya meyakini hubungan antara kedua negara telah berkembang, dan kemitraan tersebut memiliki prospek yang cerah untuk ke depannya.KTT China-Asia Tengah akan berlangsung di Xi'an, China, dan Maitdinova percaya KTT tersebut akan menjadi sebuah ajang yang sangat penting yang akan berkontribusi bagi pembangunan dan modernisasi negara-negara Asia Tengah.Maitdinova mengungkapkan bahwa KTT itu juga akan mempromosikan pengintegrasian Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra dengan strategi pembangunan nasional negara-negara Asia Tengah.Dia menuturkan bahwa isu-isu keamanan juga akan menjadi hal yang sangat penting pada KTT mendatang, terutama isu Afghanistan, yang akan memberikan kontribusi besar bagi perdamaian dan stabilitas regional serta memiliki arti penting bagi pembangunan negara-negara Asia Tengah secara keseluruhan.Saat membahas hubungan Tajikistan-China, Maitdinova mengatakan bahwa kemitraan strategis komprehensif bilateral dibangun atas dasar saling menghormati kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayah.Kedua belah pihak berkomitmen untuk mengintegrasikan secara mendalam Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra dengan Strategi Pembangunan Nasional Tajikistan, dengan tujuan lebih lanjut untuk memperkuat kerja sama politik, ekonomi dan perdagangan, militer dan teknologi, serta kerja sama di bidang-bidang lainnya.Lebih lanjut Maitdinova menuturkan bahwa hubungan Tajikistan-China mencapai level baru koordinasi strategis, yang terus memberikan dorongan bagi kerja sama di berbagai bidang seperti politik, ekonomi, dan budaya.Dirinya yakin kerja sama praktis antara Tajikistan dan China telah membuahkan sejumlah hasil yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah besar proyek sukses yang diluncurkan dengan dukungan China telah memberikan dampak positif bagi mata pencaharian masyarakat Tajikistan.
Wu Zhengpeng (pertama dari kiri, belakang), seorang guru dari Tianjin Urban Construction Management & Vocation Technology College, menerangkan pengetahuan tentang pemetaan kepada para mahasiswa di Luban Workshop di Dushanbe, Tajikistan, pada 12 April 2023. (Xinhua/Kalizhan Ospanov)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Lebih dari 1.530 orang tewas di Lebanon sejak eskalasi terbaru pecah
Indonesia
•
10 Apr 2026

UE adopsi undang-undang baru untuk tingkatkan pertahanan siber
Indonesia
•
03 Dec 2024

Sistem kesehatan Gaza hadapi krisis parah akibat menipisnya obat-obatan dan layanan ambulans
Indonesia
•
12 Jul 2026

Venezuela kecam ancaman blokade laut Amerika Serikat
Indonesia
•
17 Dec 2025


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
