
Hong Kong akan buat lompatan maju baru dalam lima tahun ke depan

Sebuah acara yang menginterpretasikan dan mempromosikan semangat Kongres Nasional Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) ke-20 digelar di Hong Kong Convention and Exhibition Center di Hong Kong, China Selatan, pada 3 Desember 2022. (Xinhua/Chen Duo)
Lompatan maju Hong Kong akan dibuat dalam lima tahun ke depan di bawah kebijakan Satu Negara, Dua Sistem yang telah terbukti menjadi pengaturan kelembagaan terbaik untuk memastikan stabilitas dan kemakmuran yang berkelanjutan di Daerah Administratif Khusus ini setelah kembali ke pangkuan China.
Hong Kong (Xinhua) – John Lee, Kepala Eksekutif Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong China, pada Sabtu (3/12) mengatakan bahwa lima tahun ke depan menjadi periode penting bagi Hong Kong untuk membuka jalan baru dan membuat lompatan maju baru.Semangat Kongres Nasional Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) ke-20 memiliki makna penting bagi perkembangan masa depan seluruh negara itu termasuk Hong Kong, peremajaan besar bangsa China, keberhasilan abadi dari praktik "Satu Negara, Dua Sistem", serta stabilitas dan kemakmuran jangka panjang Hong Kong, kata Lee dalam sebuah acara untuk mempromosikan semangat tersebut.Atas undangan pemerintah SAR Hong Kong, sebuah delegasi pusat untuk menjelaskan dan mempromosikan semangat Kongres Nasional CPC ke-20 menggelar tiga kuliah khusus di Hong Kong dari Jumat (2/12) hingga Sabtu.Kuliah untuk para perwakilan dari otoritas eksekutif, legislatif, dan peradilan SAR Hong Kong digelar di Hong Kong Convention and Exhibition Center pada Sabtu pagi waktu setempat.Shen Chunyao, anggota delegasi pusat sekaligus Direktur Komisi Urusan Legislatif Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional, menjelaskan secara mendetail laporan Kongres Nasional CPC ke-20 tentang "Satu Negara, Dua Sistem", serta pekerjaan Hong Kong dan Makau.Pada acara tersebut, delegasi pusat berinteraksi dengan sejumlah warga dari semua lapisan masyarakat di Hong Kong dan menjawab berbagai pertanyaan.Para peserta mengatakan bahwa Kongres Nasional CPC ke-20 menekankan bahwa kebijakan "Satu Negara, Dua Sistem" telah terbukti menjadi pengaturan kelembagaan terbaik untuk memastikan stabilitas dan kemakmuran yang berkelanjutan di Hong Kong setelah kembali ke pangkuan China, dan penekanannya memberikan panduan penting bagi Hong Kong untuk membuka babak baru dalam praktik "Satu Negara, Dua Sistem" serta memperkuat kepercayaan semua lapisan masyarakat di Hong Kong untuk bekerja sama dan berintegrasi ke dalam pembangunan negara keseluruhan itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Uang beredar tumbuh 13,3 persen jadi 7.810,9 triliun rupiah di Maret
Indonesia
•
22 Apr 2022

Provinsi Hebei China tingkatkan 1.000 perusahaan jadi perusahaan hijau
Indonesia
•
04 Jan 2022

ADB setujui pinjaman senilai 300 juta dolar AS untuk Bangladesh
Indonesia
•
14 Jul 2023

Feature – Bunga hortensia yang menawan bawa harapan baru petani Sumber Brantas
Indonesia
•
03 Apr 2026


Berita Terbaru

IPO SpaceX raup 1.348 triliun rupiah, Elon Musk makin dekat jadi triliuner pertama dunia
Indonesia
•
13 Jun 2026

Aset lintas batas Hong Kong tembus Rp53 kuadriliun, lampaui Swiss
Indonesia
•
13 Jun 2026

UKM Singapura paling tidak optimistis ekspansi ke luar negeri
Indonesia
•
12 Jun 2026

ZTE borong 3 penghargaan Selular Awards 2026, perkuat inovasi teknologi jaringan di Indonesia
Indonesia
•
11 Jun 2026
