
Trump ancam akan alihkan dana hibah Universitas Harvard ke sekolah kejuruan di AS

Foto yang diabadikan pada 24 Mei 2025 ini menunjukkan pemandangan kampus Universitas Harvard di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat. (Xinhua/Ziyu Julian Zhu)
Harvard telah menjadi sorotan utama dalam kampanye Trump, dengan pemerintahannya telah menangguhkan dana penelitian federal senilai lebih dari 2,6 miliar dolar AS dan mengatakan bahwa universitas tersebut tidak akan dapat menerima pendanaan baru.
New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (26/5) mengancam akan mengalihkan dana hibah bernilai miliaran dolar AS dari Universitas Harvard dan memberikan dana tersebut kepada sekolah-sekolah kejuruan di seluruh AS. Pernyataan ini semakin memperpanas ketegangan antara Trump dan salah satu universitas paling bergengsi di AS tersebut."Saya mempertimbangkan untuk mengambil Dana Hibah sebesar Tiga Miliar Dolar dari Harvard yang sangat antisemit, dan memberikannya kepada SEKOLAH-SEKOLAH KEJURUAN di seluruh negeri," ujar Trump dalam sebuah unggahan di media sosial. "Itu akan menjadi investasi yang luar biasa bagi AS, dan sangat dibutuhkan!!!"*1 dolar AS = 16.289 rupiahPemerintahan Trump telah mengambil langkah untuk membekukan pendanaan dan memblokir kemampuan Harvard untuk menerima mahasiswa internasional dalam perselisihan yang semakin intensif atas apa yang disebut sang presiden sebagai kegagalan universitas Ivy League itu dan universitas-universitas lainnya dalam menindak tegas antisemitisme. Harvard adalah universitas tertua dan terkaya di AS dengan dana abadi sebesar 53 miliar dolar AS."Para pejabat pemerintah telah menggunakan alasan tersebut untuk menekan sekolah-sekolah agar melembagakan perubahan kebijakan yang luas yang menurut para pejabat universitas melanggar kebebasan berbicara dan misi akademis mereka," tulis Bloomberg News dalam laporannya mengenai langkah itu."Harvard telah menjadi sorotan utama dalam kampanye Trump, dengan pemerintahannya telah menangguhkan dana penelitian federal senilai lebih dari 2,6 miliar dolar AS dan mengatakan bahwa universitas tersebut tidak akan dapat menerima pendanaan baru," imbuh laporan itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel akui "kegagalan serius" dalam serangan udara yang tewaskan pekerja World Central Kitchen
Indonesia
•
06 Apr 2024

Haji1443 – Saudia sediakan layanan transportasi bagasi baru untuk jamaah
Indonesia
•
21 Jun 2022

Arab Saudi buka kembali penerbangan internasional mulai 17 Mei
Indonesia
•
12 Mar 2021

Warga Jepang desak pemerintah berbagi informasi seiring banyaknya kasus kejahatan seksual militer AS
Indonesia
•
23 Jul 2024


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
