
Harapan pasien Gaza pupus, evakuasi medis ke Mesir mendadak dibatalkan

Sejumlah ambulans yang mengangkut pasien Palestina melaju menuju perlintasan perbatasan Rafah di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 19 Maret 2026. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza mengatakan evakuasi medis pasien melalui perlintasan perbatasan Rafah dengan Mesir, yang menurut jadwal semula dilaksanakan pada Ahad (28/6), dibatalkan karena tidak mendapatkan izin keamanan dari pihak Israel.
Dalam pernyataan pers singkat, pihak otoritas menyampaikan hanya sejumlah kecil pasien Palestina yang diizinkan keluar, sementara penundaan izin keamanan memakan waktu hingga berbulan-bulan.
Dari sekitar 70 kasus darurat penyelamatan nyawa yang diajukan dalam beberapa pekan terakhir, hanya lima kasus yang mendapatkan persetujuan, ungkap pernyataan itu.
Otoritas tersebut mendesak badan-badan internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melakukan intervensi guna meningkatkan jumlah pasien yang diizinkan melakukan perjalanan, memangkas waktu tunggu, dan mempersingkat prosedur perjalanan bagi kasus-kasus kritis.
Belum ada komentar langsung dari otoritas Israel terkait pernyataan tersebut.
Sejak perlintasan Rafah dibuka kembali pada Februari lalu, otoritas Israel telah mengizinkan sekitar 7.417 orang meninggalkan Gaza, atau kurang dari 36 persen dari 20.600 orang yang semula dijadwalkan melakukan perjalanan, menurut statistik dari kantor media kelolaan Hamas di Gaza pada pertengahan Juni.
Perlintasan Rafah, yang merupakan gerbang utama Gaza menuju Mesir, telah lama berfungsi sebagai pintu keluar utama bagi warga Palestina yang mencari perawatan medis, pendidikan tinggi, dan pekerjaan di luar negeri.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Haji1442 – Kementerian Haji dan Umroh Saudi terima jamaah pada 17-18 Juli
Indonesia
•
11 Jul 2021

KTT Arab-Islam kecam serangan Israel ke Qatar dan nyatakan solidaritas penuh
Indonesia
•
17 Sep 2025

Khutbah Syeikh Assudais diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia
Indonesia
•
11 May 2019

Militer AS mulai operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz
Indonesia
•
12 Apr 2026


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
