
Gedung Putih pertimbangkan blokade total minyak terhadap Kuba

Warga mengikuti aksi unjuk rasa yang digelar di Caracas, Venezuela, pada 7 Januari 2026. (Xinhua/Ding Hongfa)
Ketiadaan pengiriman minyak Venezuela, dan penjualan kembali sebagian dari kargo-kargo tersebut yang digunakan Havana untuk memperoleh mata uang asing, telah mencekik perekonomian Kuba.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Gedung Putih sedang mempertimbangkan kemungkinan blokade total impor minyak Kuba sebagai salah satu opsi yang bertujuan untuk mendorong perubahan rezim di negara Karibia tersebut. Demikian dilaporkan media Amerika Serikat (AS), Politico, pada Jumat (23/1).
Belum ada keputusan final yang dibuat sejauh ini, tetapi perdebatan-perdebatan terkait masih berlangsung di dalam pemerintahan Trump, menurut laporan tersebut, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah itu.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa tiadanya pengiriman minyak Venezuela, dan penjualan kembali sebagian dari kargo-kargo tersebut yang digunakan Havana untuk memperoleh mata uang asing, telah mencekik perekonomian Kuba, seraya menambahkan bahwa blokade total impor minyak ke Kuba dapat "memicu krisis kemanusiaan."
Presiden AS Donald Trump memerintahkan "blokade total dan menyeluruh" terhadap semua kapal tanker minyak yang dikenai sanksi dan berlayar masuk serta keluar dari Venezuela pada pertengahan Desember 2025. Menteri Energi AS Chris Wright pada awal bulan ini mengatakan bahwa AS tidak hanya akan memasarkan minyak yang disimpan di Venezuela, tetapi juga mengendalikan penjualan output minyak dari negara tersebut tanpa batas waktu.
Menurut Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA), Kuba mengimpor sekitar 60 persen pasokan minyaknya. Venezuela sebelumnya merupakan pemasok minyak mentah utama Kuba sebelum militer AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada 3 Januari.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kedubes Iran harapkan pemberitaan faktual tentang peristiwa kerusuhan terkini di Iran
Indonesia
•
14 Jan 2026

Mahathir: Muslim harus guna kekuatan, sadari kelemahan
Indonesia
•
21 May 2021

Presiden Erdogan kutuk penghinaan terhadap Nabi Muhammad
Indonesia
•
28 Oct 2020

Jerman akan kirim personel militer ke Greenland untuk misi multinasional
Indonesia
•
15 Jan 2026


Berita Terbaru

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026

AS makin terjepit dalam perang dengan Iran, Trump ancam NATO jika tak bantu di Hormuz
Indonesia
•
17 Mar 2026

Trump ketar-ketir, minta 7 negara untuk kawal kapal lintasi Selat Hormuz
Indonesia
•
17 Mar 2026
