
Fosil reptil prasejarah ditemukan di kawasan Tiga Ngarai China

Foto dokumentasi tanpa keterangan tanggal yang disediakan oleh Biro Geologi dan Sumber Daya Mineral Kota Chongqing ini menunjukkan fosil spesies reptil herbivora berusia sekitar 170 juta tahun yang ditemukan di kawasan Bendungan Tiga Ngarai di wilayah Yunyang, Chongqing, China barat daya. (Xinhua)
Fosil spesies reptil herbivora yang berusia sekitar 170 juta tahun belum lama ini ditemukan di kawasan Bendungan Tiga Ngarai di wilayah Yunyang, Chongqing, China barat daya, dan diyakini hidup pada awal periode Jura Tengah.
Chongqing, China (Xinhua) – Fosil spesies reptil herbivora yang berusia sekitar 170 juta tahun belum lama ini ditemukan di kawasan Bendungan Tiga Ngarai di wilayah Yunyang, Chongqing, China barat daya, menurut Biro Geologi dan Sumber Daya Mineral kota tersebut.Dengan kepala seukuran apel dan tiga baris gigi besar di mulutnya, reptil ini diyakini hidup pada awal periode Jura Tengah, kata Wang Ping, peneliti di biro tersebut.Spesies ini diperkirakan hidup pada periode yang sama dengan Dinosaurus Yunyang, sejenis dinosaurus yang fosilnya kali pertama ditemukan pada 2015, menurut biro itu.Berdasarkan spesimen fosil reptil, seperti tengkorak, rahang bawah, dan gigi, hewan tersebut dikenali sebagai anggota genus Tritylodon, makhluk kecil dengan morfologi mirip berang-berang, landak, dan tikus lapangan.Para ahli mengatakan bahwa Tritylodon merupakan bagian penting dari fauna Dinosaurus Yunyang, dan penemuan ini menambah keragaman spesies vertebrata terkait dalam kelompok tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti China kembangkan ‘drone multirotor bi-wing’
Indonesia
•
25 Nov 2023

Roket Long March-8 jalani persiapan di landasan peluncuran wahana antariksa komersial pertama China
Indonesia
•
11 Nov 2024

Wahana pendarat Bulan milik swasta AS berstatus aktif usai pendaratan bersejarah
Indonesia
•
25 Feb 2024

Dua teleskop radio baru China mulai beroperasi untuk dukung eksplorasi antariksa dalam
Indonesia
•
31 Dec 2024


Berita Terbaru

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Feature – Teknologi canggih dukung upaya konservasi panda di China
Indonesia
•
11 Jun 2026
