
Tim ilmuwan China temukan fosil badak berusia 14 juta tahun di Asia Timur

Foto yang diabadikan pada 9 Mei 2023 ini menunjukkan sebuah patung badak yang terbuat dari batu di Museum Beilin Xi'an di Xi'an, Provinsi Shaanxi, China barat laut. (Xinhua/Li Yibo)
Fosil badak dari Zaman Miosen Tengah yang ditemukan di Daerah Otonom Etnis Hui Ningxia, China, memberikan bukti penting mengenai migrasi hewan tersebut ke Asia Timur.
Beijing, China (Xinhua) – Tim peneliti China untuk pertama kalinya berhasil menemukan fosil badak yang berasal dari 14 juta tahun yang lalu di Asia Timur, memberikan bukti penting mengenai migrasi hewan tersebut ke Asia Timur.Prosantorhinus merupakan genus badak teleoceratine kecil yang telah punah dengan tulang tungkai yang pendek, yang tersebar luas di Eropa. Namun, evolusi Asia dari genus ini masih belum jelas karena kurangnya data fosil terkait.Tim peneliti dari Institut Paleontologi Vertebrata dan Paleoantropologi di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China telah melakukan penelitian morfologi dan menemukan fosil badak baru yang berasal dari Zaman Miosen Tengah di Daerah Otonom Etnis Hui Ningxia, China.Analisis filogenetik berdasarkan 282 karakter morfologi yang dinilai dari 36 taksa menunjukkan bahwa spesies tersebut merupakan takson yang masih satu famili dengan genus Prosantorhinus. Tim peneliti itu menamai spesies baru tersebut dengan nama Prosantorhinus yei sp. nov.Spesimen baru itu memiliki ciri khas tengkorak dewasa yang terawat baik dengan tulang hidung yang menebal dan meninggi, menopang sebuah cula kecil.Penemuan tersebut mengindikasikan bahwa persebaran paleogeografi Prosantorhinus sangat luas, mulai dari Eropa hingga Pakistan selatan dan China, yang berarti migrasi mereka tidak dibatasi oleh rintangan ekologis dan geografis di Eurasia, menurut Deng Tao, seorang peneliti dari institut itu.Studi tersebut telah dipublikasikan di Zoological Journal of the Linnean Society.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Lestarikan lumba-lumba langka di Sungai Mekong, Menteri Kamboja desak upaya bersama
Indonesia
•
11 Mar 2025

Merek otomotif pertama Arab Saudi perkenalkan EV pertamanya
Indonesia
•
22 Sep 2026

Indosat, ITA, dan Universitas Tsinghua China jalin kerja sama bangun lab AI di Indonesia
Indonesia
•
24 Sep 2025

Roket komersial China CERES-1 Y9 kirim satelit baru ke orbit senja
Indonesia
•
05 Dec 2023


Berita Terbaru

Alibaba gandeng Apple, AI Qwen China bakal hadir di iPhone melalui Apple Intelligence
Indonesia
•
01 Nov 2026

Feature – Belajar AI dan robotika di China, mahasiswa Indonesia bersiap jawab kebutuhan industri
Indonesia
•
30 Oct 2026

7 dari 10 tabir surya gagal penuhi klaim SPF, produk SPF50 ternyata hanya SPF14
Indonesia
•
31 Oct 2026

China luncurkan AI cuaca ekstrem, bisa prediksi potensi badai hingga 4 jam sebelumnya
Indonesia
•
31 Oct 2026
