
Sistem pelatihan cerdas pertama untuk penyelamatan kebakaran hutan skala besar diluncurkan di China

Foto yang diabadikan di wilayah Yajiang, Prefektur Otonom Etnis Tibet Ganzi, Provinsi Sichuan, China barat daya, pada 21 Maret 2024 ini menunjukkan petugas pemadam kebakaran sedang berupaya meredam kebakaran hutan yang mulai berkobar pada 15 Maret 2024. (Xinhua/Cheng Xueli)
Fasilitas pelatihan cerdas pertama untuk penanggulangan kebakaran hutan skala besar di China bertujuan untuk meningkatkan kecakapan teknologi negara tersebut dalam pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Fasilitas pelatihan cerdas pertama untuk penanggulangan kebakaran hutan skala besar di China baru-baru ini telah diserahkan kepada Pusat Penyelamatan Darurat Regional Barat Daya Nasional China, menandai sebuah terobosan dalam kemampuan China melakukan simulasi dan memadamkan kebakaran hutan.China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) pada Senin (17/2) mengumumkan di akun WeChat-nya bahwa sistem canggih tersebut, yang dikembangkan oleh sebuah institut penelitian di bawah naungan China Academy of Launch Vehicle Technology (CALT), anak perusahaan CASC, telah lulus uji penerimaan akhir dan mulai digunakan di pusat penyelamatan darurat tersebut, yang berbasis di Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, China barat daya.Sistem itu mengatasi kesenjangan penting dalam peralatan pelatihan darurat cerdas sekaligus meningkatkan kecakapan teknologi China dalam pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan, kata CASC.Dirancang untuk wilayah China barat daya, yang kaya dengan sumber daya hutan dan rentan kebakaran, fasilitas tersebut mengintegrasikan teknologi kedirgantaraan mutakhir yang dikembangkan oleh CALT untuk mereplikasi skenario kebakaran yang kompleks dengan akurasi tinggi. Fasilitas itu memungkinkan pelatihan multisegi yang komprehensif bagi tim penyelamat, sehingga meningkatkan kesiapsiagaan mereka untuk operasi nyata di lapangan.Sejak 2000, CALT memelopori teknologi simulasi kondisi darurat, di mana sistem-sistem sebelumnya telah digunakan di lebih dari 100 basis pelatihan departemen tanggap darurat di 15 provinsi dan kota di China.Fasilitas baru ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan penyelamatan di daerah China barat daya dan sekitarnya, papar CASC.Ke depannya, CALT akan memperdalam inovasi teknologi di bidang peralatan pelatihan simulasi, serta memanfaatkan keberhasilan fasilitas di Chengdu tersebut untuk meningkatkan solusi yang dapat disesuaikan bagi area berisiko tinggi dan mendorong pengadopsian peralatan pelatihan cerdas dalam skala besar di lembaga-lembaga tanggap darurat setempat, tambah CASC.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Spesies ikan baru ditemukan di Laut China Selatan
Indonesia
•
15 Feb 2025

Ilmuwan ungkap 'pabrik' sel darah sudah aktif sebelum gastrulasi embrio manusia
Indonesia
•
03 Jul 2026

Penelitian: Golongan darah tertentu mungkin lebih rentan terhadap belasan penyakit
Indonesia
•
06 Nov 2021

Feature – Kendaraan bertenaga hidrogen jadikan China barat daya lebih hijau
Indonesia
•
27 Mar 2024


Berita Terbaru

Teknologi satelit China melesat, citra Bumi kini bisa dikirim hanya dalam waktu 1,5 jam
Indonesia
•
24 Jul 2026

Feature – Paus sperma berkomunikasi seperti kode morse, ilmuwan temukan 'bahasa' uniknya
Indonesia
•
24 Jul 2026

Teknologi ‘arteri pada cip’ buka harapan baru untuk mendeteksi risiko stroke
Indonesia
•
24 Jul 2026

Feature – Dari tangan manusia ke robot AI, begini masa depan pertanian kapas di Uighur Xinjiang
Indonesia
•
23 Jul 2026
