Empat tentara AS tewas, data Pentagon gambarkan meningkatnya dampak konflik dengan Iran

Foto dokumentasi yang diabadikan pada 19 Februari 2020 ini menunjukkan Pentagon yang terlihat dari pesawat terbang di langit Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Liu Jie)

Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Empat anggota militer Amerika Serikat (AS) tewas dan 207 lainnya terluka sejak militer AS kembali melancarkan aksi militer terhadap Iran pada Juli, menurut data korban militer yang diperbarui oleh Departemen Pertahanan AS pada Ahad (26/7).

Menurut Sistem Analisis Korban Pertahanan (Defense Casualty Analysis System) Pentagon, hingga 25 Juli, operasi militer AS ‘Epic Fury’ melawan Iran telah mengakibatkan 14 personel militer AS tewas dan 417 lainnya luka-luka.

Basis data tersebut baru-baru ini menambahkan kategori pelacakan baru berjudul ‘Operasi Luar Negeri’, yang secara terpisah mencatat korban militer AS sejak 7 Juli, dengan mencantumkan empat orang tewas dan 207 orang terluka.

Namun, kategori baru ini hanya mencantumkan nama-nama korban yang tewas dan tidak memberikan rincian spesifik seperti waktu, lokasi, atau penyebab kematian para korban tersebut.

Meskipun keempat korban tewas tersebut telah dipastikan meninggal dalam babak baru konflik AS-Iran, Departemen Pertahanan AS belum mengonfirmasi apakah seluruh personel yang terluka itu terkait dengan konflik AS-Iran tersebut.

Berdasarkan undang-undang AS, presiden pada umumnya tidak boleh melibatkan pasukan AS dalam aksi permusuhan selama lebih dari 60 hari tanpa izin dari Kongres.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait