Tim peneliti China temukan elektrode saraf baru untuk pengobatan strok

Seorang staf mendemonstrasikan sebuah antarmuka otak-komputer untuk rehabilitasi pascastrok dalam Konferensi Robot Dunia (World Robot Conference) 2023 di Beijing, ibu kota China, pada 16 Agustus 2023. (Xinhua/Wang Yuguo)
Elektrode saraf hidrogel tipe baru berhasil ditanam (implantable) untuk meningkatkan pemulihan tikus setelah menderita strok, yang menjelaskan lebih lanjut pengobatan strok menggunakan teknologi antarmuka otak-komputer.
Changchun, China (Xinhua) – Sekelompok peneliti China baru-baru ini mengembangkan sebuah elektrode saraf hidrogel tipe baru yang dapat ditanam (implantable) untuk meningkatkan pemulihan tikus setelah menderita strok, yang menjelaskan lebih lanjut pengobatan strok menggunakan teknologi antarmuka otak-komputer.Strok merupakan salah satu penyebab utama hemiplegia dan disabilitas motorik. Teknologi antarmuka otak-komputer yang sedang berkembang pesat diperkirakan dapat menjalankan pengaturan pola penembakan neuron (neuron firing behavior), fungsi sinaptik, dan sirkuit saraf otak, sekaligus mendorong pemulihan neuron otak dan sirkuit saraf yang rusak.Tim peneliti, yang dipimpin oleh Zhang Qiang dari Institut Kimia Terapan Changchun di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China, mengembangkan elektrode saraf hidrogel tipe baru yang dapat ditanam, yang bisa memperoleh informasi saraf otak secara in situ dan mengatur saraf otak pada level sel tunggal.Tim tersebut memantau informasi saraf otak selama delapan pekan berturut-turut dan menggunakan teknologi pengaturan saraf fotogenetik untuk mengatur sirkuit saraf di otak dan respons anggota tubuh. Pengaturan neuron yang cedera di area otak tikus yang rusak akibat strok dapat secara efektif mengurangi area infark jaringan otak dan mendorong pemulihan fungsi motorik.Teknologi ini telah mengalami kemajuan dalam hal desain elektrode penginderaan saraf, pemantauan sinyal saraf, pengaturan saraf, dan pengobatan strok. Selain itu, teknologi tersebut juga memiliki nilai penerapan dalam memperoleh informasi saraf otak dan mengobati disfungsi otak, menurut Zhang.Studi itu telah dipublikasikan dalam jurnal Advanced Materials.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

China bangun bola transparan bawah tanah terbesar di dunia untuk tangkap ‘partikel hantu’
Indonesia
•
12 Oct 2024

China terapkan iptek untuk tingkatkan kualitas pemuliaan biologis dan varietas benih
Indonesia
•
12 Feb 2024

Babi ada dalam pasta gigi hingga pesawat ulang alik
Indonesia
•
06 Sep 2019

China dan Jerman perkuat kerja sama penelitian jelai
Indonesia
•
30 Apr 2024
Berita Terbaru

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026

24.000 kematian di AS terkait dengan polusi asap karhutla
Indonesia
•
07 Feb 2026

Jumlah warga Australia pengidap demensia ‘onset’ dini akan meningkat 40 persen pada 2054
Indonesia
•
06 Feb 2026
