
40.000 warga sipil tewas, 77.000 terluka dalam konflik Afghanistan selama 12 tahun

Foto ini menunjukkan pemandangan kota di Kabul, Afghanistan, pada 2 September 2026. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Kabul, Afghanistan (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah laporan terbaru dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkapkan dampak kemanusiaan dari konflik bersenjata selama lebih dari satu dekade di Afghanistan serta mendokumentasikan bahwa sedikitnya 40.000 warga sipil tewas dan lebih dari 77.000 lainnya mengalami luka-luka antara Januari 2009 dan pertengahan Agustus 2021.
Kajian komprehensif yang dirilis pada Selasa (1/9) oleh Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) tersebut didasarkan pada kesaksian langsung yang dikumpulkan melalui sesi wawancara dengan 195 penyintas konflik dan keluarga mereka, serta konsultasi dengan 23 lembaga swadaya masyarakat nasional dan internasional yang melayani para korban kekerasan, dan dialog dengan 23 pejabat Taliban.
Hampir semua orang yang diwawancarai (95 persen) melaporkan dampak emosional atau psikologis, termasuk depresi, kecemasan, kilas balik (flashback), dan gejala terkait trauma lainnya, sementara lebih dari separuh (58 persen) mengalami penderitaan fisik akibat konflik bersenjata, menurut laporan tersebut.
Saat ditanya mengenai kebutuhan mereka, para korban menyebut kompensasi keuangan (81 persen), akses terhadap keadilan (48 persen), dan langkah-langkah untuk mencegah terulangnya pelanggaran (47 persen), papar laporan tersebut.
Laporan itu mendesak semua pihak yang memikul tanggung jawab yang timbul dari konflik tersebut untuk mendukung upaya akuntabilitas serta berkontribusi pada langkah-langkah yang memenuhi hak dan kebutuhan para korban.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kekerasan senjata api berkepanjangan di AS berdampak sangat buruk bagi kehidupan warganya
Indonesia
•
25 Aug 2024

4 orang tewas, 97 luka-luka akibat gempa bermagnitudo 7,3 di Taiwan
Indonesia
•
04 Apr 2024

Vietnam butuh tambahan 1 juta SDM informasi teknologi hingga 2030
Indonesia
•
15 Sep 2021

Bukti baru unit perang kuman Jepang dipamerkan di museum China
Indonesia
•
14 Dec 2022


Berita Terbaru

Sekolah di seberang sungai, 7 ‘bus sekolah air’ gratis antar ratusan murid setiap hari
Indonesia
•
03 Sep 2026

2.000 tahun hubungan China-Mesir: Dari Jalur Sutra hingga penggalian arkeologi bersama
Indonesia
•
03 Sep 2026

Dari Mobile Legends ke China: 50 tim bertarung di Konsul Jenderal China Cup Jatim 2026
Indonesia
•
02 Sep 2026

Wawancara – Seniman Mesir sebut seni dekatkan peradaban Mesir dan China
Indonesia
•
02 Sep 2026
