
China dan dunia Arab terus perkuat kerja sama selama 70 tahun era baru

Foto yang diabadikan pada 25 September 2022 ini menunjukkan sebuah keranjang bunga di Lapangan Tian'anmen di Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Chen Zhonghao)
Lebih dari 70 tahun sejak berdirinya China Baru, China dan negara-negara Arab saling menghormati, memperlakukan satu sama lain secara setara, terlibat dalam kerja sama yang saling menguntungkan dan belajar dari satu sama lain, serta kerja sama yang bersahabat telah mencapai lompatan historis yang maju baik dalam hal keluasan maupun kedalamannya.
Beijing, China (Xinhua) – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China merilis laporan tentang kerja sama China-Arab di era baru, menjabarkan prospek dan langkah maju dalam membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi negara-negara China dan Arab.Laporan tersebut menyebutkan bahwa hubungan antara China dan negara-negara Arab telah berlangsung lama, dan sejarah panjang pertukaran keduanya menjadi contoh bagi hubungan persahabatan antara berbagai negara.Laporan itu menyatakan bahwa selama lebih dari 70 tahun sejak berdirinya China Baru, China dan dunia Arab saling menghormati, memperlakukan satu sama lain secara setara, terlibat dalam kerja sama yang saling menguntungkan dan belajar dari satu sama lain, serta kerja sama yang bersahabat telah mencapai lompatan historis yang maju baik dalam hal keluasan maupun kedalamannya.Saat ini, China dan dunia Arab menghadapi peluang dan tantangan yang sama karena dunia sedang mengalami perubahan besar yang belum pernah terlihat dalam satu abad terakhir. China selama ini memandang negara-negara Arab sebagai mitra strategis dalam mengejar pembangunan damai, kerja sama lebih lanjut dengan negara-negara berkembang, dan membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia, kata laporan itu.China akan menjadikan pertemuan yang akan datang antara China dan negara-negara Arab sebagai kesempatan untuk memajukan persahabatan tradisional, memperdalam kerja sama di semua bidang, meningkatkan pertukaran antara masing-masing budaya, serta membangun komunitas antara China dan negara-negara Arab dengan masa depan bersama di era baru, kata laporan itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Puncak kasus di Taiwan bisa terjadi pada awal Juni 2022
Indonesia
•
25 May 2022

Pabrik Tesla di Shanghai, China kembali produksi penuh
Indonesia
•
09 Jun 2022

Taiwan bebaskan karantina masuk mulai Juli 2022
Indonesia
•
18 Apr 2022

UE larang mobil baru berbahan bakar bensin dan diesel pada 2035
Indonesia
•
30 Mar 2023


Berita Terbaru

Kremlin sebut situasi Timur Tengah berkembang sesuai skenario terburuk
Indonesia
•
27 Mar 2026

Hakim AS tangguhkan upaya Pentagon hukum Anthropic yang tolak berikan akses kepada pemerintah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Jumlah korban sipil di Iran dan Lebanon kian bertambah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Analisis – Pengerahan pasukan darat AS ke Iran dapat rugikan Trump dari segi politik
Indonesia
•
27 Mar 2026
