
Wawancara – Akademisi sebut semangat kerja sama pererat China-Amerika Latin

Atas undangan Presiden Argentina Alberto Fernandez, pemegang jabatan presiden bergilir Komunitas Negara-Negara Amerika Latin dan Karibia (Community of Latin American and Caribbean States/CELAC), Presiden China Xi Jinping menyampaikan sebuah pidato melalui video dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) CELAC ketujuh. KTT tersebut digelar di Buenos Aires, ibu kota Argentina, pada 24 Januari 2023. (Xinhua/Martin Zabala)
China-Amerika Latin-Karibia menganut semangat kerja sama dan saling percaya ketika menangani hubungan mereka, dan hal itu “memungkinkan hubungan diperdalam bagi keuntungan kedua belah pihak”.
Buenos Aires, Argentina (Xinhua) – China dan negara-negara Amerika Latin dan Karibia menganut semangat kerja sama dan saling percaya ketika menangani hubungan mereka, dan hal itu "memungkinkan hubungan diperdalam bagi keuntungan kedua belah pihak," kata seorang akademisi Argentina.Dalam menghadapi berbagai tantangan global, kerja sama dan solidaritas sangat penting, ujar Gonzalo Tordini, Direktur Program Strategis China-Argentina di Universitas Pertahanan Nasional di Buenos Aires."Untuk itu, CELAC (Komunitas Negara-Negara Amerika Latin dan Karibia) dan Forum China-CELAC memainkan peran penting," ungkapnya dalam wawancara dengan Xinhua.Tordini menyampaikan komentar tersebut di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) CELAC ketujuh pada Selasa (24/1), yang dalam kesempatan tersebut Presiden China Xi Jinping menyampaikan pidato melalui video, menyoroti peran penting CELAC dalam keamanan dan pembangunan regional serta menegaskan keinginan China untuk meningkatkan kerja sama dengan negara-negara di kawasan itu untuk masa depan yang lebih cerah."China menjadi salah satu promotor utama kerja sama internasional dalam beberapa tahun terakhir, dengan penekanan pada multilateralisme, saling menguntungkan (win-win), dan manfaat timbal balik," tutur akademisi itu. "Negara itu selalu memiliki predisposisi yang sangat jelas untuk bekerja sama dengan kawasan kami."
Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Presiden Argentina Alberto Fernandez di Bali pada 15 November 2022. (Xinhua/Rao Aimin)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China dukung Kuba dalam menentang campur tangan dan blokade asing
Indonesia
•
03 Nov 2024

Hamas dan Jihad Islam desak Israel tarik seluruh pasukan dari Gaza
Indonesia
•
02 Aug 2026

Sri Lanka akan tangani kapal Iran berdasarkan hukum internasional
Indonesia
•
06 Mar 2026

Jawab ancaman AS, Presiden Venezuela putuskan kerahkan 4,5 juta milisi
Indonesia
•
21 Aug 2025


Berita Terbaru

Sekitar 500.000 orang ikut demo di Prancis, 200.000 pengunjuk rasa padati Paris
Indonesia
•
01 Nov 2026

Esai – Di usia 16 tahun, saya memanggul senapan dan merindukan rumah
Indonesia
•
30 Oct 2026

Netanyahu terdesak, oposisi unggul dalam ‘exit poll’, tetapi mayoritas masih buntu
Indonesia
•
28 Oct 2026

Fokus Berita – Pemilu Israel di tengah operasi militer, warga Palestina khawatir kehidupan kian sulit
Indonesia
•
28 Oct 2026
