
Pemerintah Jepang akan lepas 210.000 ton cadangan beras ke pasar

Ilustrasi. (Luigi Pozzoli on Unsplash)
Cadangan beras di Jepang akan dijual melalui proses lelang, dengan pelepasan awal sebanyak 150.000 ton akan dimulai pada pertengahan Maret.
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Pemerintah Jepang berencana melepas 210.000 ton cadangan beras ke pasar seiring lonjakan harga yang terus menekan anggaran rumah tangga di negara tersebut.Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang Taku Eto resmi mengumumkan keputusan ini dalam konferensi pers menyusul rapat kabinet pada Jumat (14/2).Cadangan beras ini akan dijual melalui proses lelang, dengan pelepasan awal sebanyak 150.000 ton akan dimulai pada pertengahan Maret. Jumlah untuk putaran-putaran berikutnya akan ditentukan berdasarkan penilaian terhadap kondisi distribusi beras, menurut sang menteri.Guna mengurangi dampak harga dalam jangka panjang, pemerintah Jepang berencana melakukan pembelian kembali dengan volume yang sama dari para pembeli dalam waktu satu tahun.Kementerian tersebut berhati-hati dalam melepas beras cadangan, memperkirakan pasar akan stabil begitu panen baru tersedia secara luas. Namun, mengingat harga beras yang melonjak terus membebani anggaran rumah tangga, pemerintah mengubah sikapnya, dengan memprioritaskan stabilitas harga dan bantuan untuk konsumen.Hingga sekitar Juni tahun lalu, rata-rata harga beras yang dijual di pasar swalayan di Jepang masih berkisar antara 2.000 yen hingga 2.200 yen per lima kilogram. Namun, harga kemudian mulai naik dengan stabil. Di 23 distrik di Tokyo, harga beras eceran telah mencapai kisaran 4.000 yen per karung isi lima kilogram.*1 yen = 106 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak menguat saat pasokan ketat dan penyulingan AS meningkat
Indonesia
•
26 May 2022

Feature – Bunga hortensia yang menawan bawa harapan baru petani Sumber Brantas
Indonesia
•
03 Apr 2026

Rasio investor saham syariah di Indonesia baru capai 4,1 persen
Indonesia
•
26 Jun 2021

Minyak bertengger di 120 dolar setelah serangan ke fasilitas Saudi
Indonesia
•
26 Mar 2022


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
