
Burung pelikan Dalmatian terlihat di Danau Chaohu, China timur

Foto dari udara yang diabadikan pada 7 November 2022 ini menunjukkan pemandangan sebuah lahan basah di sekitar Danau Chaohu di Kota Hefei, Provinsi Anhui, China timur. (Xinhua/Zhang Duan)
Burung pelikan Dalmatian atau Pelecanus crispus, yang terdaftar sebagai spesies burung di bawah perlindungan kelas satu nasional China, terlihat di danau air tawar terbesar kelima di China, yang terletak di Provinsi Anhui, China timur.
Hefei, China (Xinhua) – Untuk kali pertama, tiga pelikan Dalmatian, atau Pelecanus crispus, terlihat di Danau Chaohu, danau air tawar terbesar kelima di China, yang terletak di Provinsi Anhui, China timur.Burung langka itu difoto oleh tim survei sumber daya hayati setempat dan dua pengamat burung pada Rabu (4/1).Populasi burung pelikan Dalmatian, yang terdaftar sebagai spesies burung di bawah perlindungan kelas satu nasional China, cukup kecil di China. Oleh sebab itu, sangat jarang melihat tiga burung pelikan Dalmatian pada waktu yang bersamaan, menurut Yu Lei, pakar burung yang tergabung dalam tim survei sumber daya hayati setempat."Burung migran yang memakan ikan ini memiliki tingkat kewaspadaan yang tinggi dan membutuhkan lingkungan hidup yang baik. Larangan memancing di Danau Chaohu dan perbaikan lingkungan menjadi alasan di balik kemunculan pelikan ini," kata Yu, seraya menambahkan bahwa burung itu bermigrasi ke danau itu untuk menghabiskan musim dingin.Lebih dari 80 spesies burung, seperti angsa kecil dan burung kormoran, juga terlihat di Danau Chaohu pada Rabu.Kota Hefei, yang merupakan tempat danau itu berada, meluncurkan serangkaian upaya untuk memperkuat perlindungan 10 lahan basah utama di sekitar Danau Chaohu dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pelarangan memancing ikan, reklamasi lahan, dan pembuangan limbah di kawasan-kawasan yang dilindungi tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim peneliti China ungkap rahasia di balik organ cahaya pada kunang-kunang dewasa
Indonesia
•
12 Mar 2024

Ilmuwan China temukan gen tahan kekeringan pada padi
Indonesia
•
27 May 2022

Bumi catat rekor suhu terpanas pada Juni, rekor suhu global tertinggi selama 13 bulan beruntun
Indonesia
•
13 Jul 2024

Ilmuwan Rusia ramalkan puing ruang angkasa 100 tahun ke depan
Indonesia
•
09 Sep 2020


Berita Terbaru

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Feature – Teknologi canggih dukung upaya konservasi panda di China
Indonesia
•
11 Jun 2026
