Bulgaria akan hentikan izin penempatan pesawat militer AS di Sofia pada akhir Juni

Sebuah pesawat C-17 Globemaster III milik Angkatan Udara Amerika Serikat melakukan demonstrasi udara dalam Abbotsford International Airshow 2023 di Abbotsford, British Columbia, Kanada, pada 12 Agustus 2023. (Xinhua/Liang Sen)

Bulgaria akan menghentikan izin penempatan pesawat militer AS di Bandara Sofia pada akhir Juni, menyusul masalah visa bagi warga Bulgaria yang belum mendapat tanggapan positif.

Sofia, Bulgaria (Xinhua/Indonesia Window) – Bulgaria akan menghentikan izin penempatan pesawat militer Amerika Serikat (AS) di Bandar Udara (Bandara) Sofia pada akhir Juni, kata Perdana Menteri (PM) Bulgaria Rumen Radev pada Jumat (29/5).

Keputusan itu diambil setelah Radev melakukan pembicaraan dengan Presiden AS Donald Trump awal bulan ini, dengan menekankan agar masalah visa bagi warga Bulgaria segera ditangani. Namun, permintaan itu belum mendapat tanggapan positif.

Warga Bulgaria termasuk di antara warga negara Uni Eropa yang belum mendapatkan fasilitas bebas visa untuk kunjungan wisata ke AS.

Menurut Kantor Berita Bulgaria (BTA), Radev di awal rapat kabinet pada Jumat (29/5) mengatakan belum ada tanggapan positif dari pihak AS mengenai masalah visa.

Dia menekankan Bulgaria memiliki prioritas dan prosedurnya sendiri, dan tidak dapat menyetujui permohonan perpanjangan izin penempatan pesawat militer AS di Bandara Sofia, meskipun dirinya "sepenuhnya memahami kerumitan prosedur regulasi dan kebutuhan akan waktu".

Pesawat KC-135 Stratotanker milik AS telah ditempatkan di Sofia sejak pertengahan Februari. Pada pertengahan Mei, enam di antaranya berada di bandara ibu kota Bulgaria tersebut, menurut laporan media.  

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait