
Ekspor kopi instan Brasil ke AS turun 60 persen akibat tarif Trump

Beragam jenis kopi ditawarkan di sebuah kedai kopi di kawasan Sentul City, Bogor, Jawa Barat, 24 April 2025. (Indonesia Window)
Brasil mencatatkan penurunan ekspor kopi larutnya ke Amerika Serikat sebesar hampir 60 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Agustus, menyusul tarif perdagangan 50 persen yang diberlakukan oleh Washington.
Sao Paulo, Brasil (Xinhua/Indonesia Window) – Brasil, produsen dan pengekspor kopi terbesar di dunia, mencatatkan penurunan ekspor kopi larutnya ke Amerika Serikat (AS) sebesar hampir 60 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Agustus, menyusul tarif perdagangan 50 persen yang diberlakukan oleh Washington, seperti diungkapkan kelompok industri kopi lokal negara itu pada Senin (15/9).Pengiriman ke pasar Amerika mencapai 26.460 kantong kopi 60 kg pada Agustus, turun 59,9 persen dari bulan yang sama pada 2024 dan 50,1 persen dari Juli, menurut Asosiasi Industri Kopi Larut Brasil (ABICS)."Tarif 50 persen membuat perdagangan dengan Amerika menjadi tidak menguntungkan. Kita perlu membuka jalur negosiasi yang dapat mengembalikan aliran yang adil dalam hubungan kopi antara Brasil dan AS," ujar Direktur Eksekutif ABICS Aguinaldo Lima.AS masih menjadi pembeli utama kopi instan Brasil, setelah membeli 443.179 kantong dalam delapan bulan pertama tahun ini, diikuti oleh Argentina dan Rusia.Dari Januari hingga Agustus, Brasil menjual total 2,5 juta kantong kopi instan ke 88 negara, turun 3,9 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024. Namun, dikarenakan fluktuasi harga kopi dan nilai tukar, pendapatan Brasil naik 33 persen, mencapai 760,8 juta dolar AS.*1 dolar AS = 16.379 rupiahDi pasar domestik, konsumsi terus berkembang. Pada periode Januari hingga Agustus, tercatat warga Brasil mengonsumsi 763.645 kantong kopi instan, naik 4,7 persen (yoy), didorong oleh ketersediaan produk yang lebih besar dan kemudahan dalam menyiapkannya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China tetap berlakukan bea masuk antidumping terhadap produk awal serat dari Jepang dan AS
Indonesia
•
12 Jul 2024

Minyak tembus 100,99 dolar AS per barel dipicu sanksi Barat terhadap Rusia
Indonesia
•
01 Mar 2022

Potensi penyimpanan karbon Indonesia di akuifer salin capai 572,77 gigaton
Indonesia
•
23 May 2025

Produk UMKM masih berpeluang tembus pasar Kanada di tengah pandemik
Indonesia
•
25 Aug 2020


Berita Terbaru

Manfaat RCEP kian terasa, produk Indonesia makin populer di pasar China
Indonesia
•
16 Jun 2026

Mobil China kian digemari, penjualan tembus 63 ribu unit dalam lima bulan, kuasai hampir 18 persen pasar
Indonesia
•
16 Jun 2026

Feature – Perajin Indonesia perluas jangkauan di pasar China melalui pameran China-Asia Selatan
Indonesia
•
15 Jun 2026

Blueberry dan kopi perkuat kerja sama pertanian China-Indonesia
Indonesia
•
15 Jun 2026
