
Afrika didorong untuk rangkul AI guna dongkrak pembangunan dan berdayakan tenaga kerja

Insinyur mekatronika asal Mesir Mahmoud El-Komy bekerja di kantornya yang berlokasi di Kota Tanta, Mesir utara, pada 11 Oktober 2021. (Xinhua/Ahmed Gomaa)
Benua Afrika didorong untuk memanfaatkan berbagai peluang yang dihadirkan oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan memberdayakan tenaga kerjanya yang melimpah.
Addis Ababa, Ethiopia (Xinhua) – Benua Afrika didorong untuk memanfaatkan berbagai peluang yang dihadirkan oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan memberdayakan tenaga kerjanya yang melimpah.Seruan tersebut disampaikan oleh Badan Pembangunan Uni Afrika dalam sebuah buku putih berjudul ‘AI dan Masa Depan Pekerjaan di Afrika’ (AI and the Future of Work in Africa) yang dirilis pada Selasa (18/6). Lembaga itu menyebutkan bahwa AI generatif merupakan instrumen yang kuat untuk membentuk masa depan pekerjaan yang bermartabat di Afrika.Lembaga itu menyatakan bahwa dengan secara proaktif mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang, Afrika dapat memanfaatkan AI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memberdayakan tenaga kerja mudanya, dan menjadi pemimpin dalam pengembangan AI yang memiliki tanggung jawab sosial. Populasi anak muda Afrika dan ekosistem teknologi yang dinamis memberikan peluang signifikan untuk memosisikan benua itu sebagai pemimpin dalam inovasi teknologi dan pembangunan berkelanjutan.Lebih lanjut, badan pembangunan Afrika itu menggarisbawahi perlunya berinvestasi di bidang infrastruktur digital dan sumber daya manusia, termasuk inisiatif pendidikan. Lembaga tersebut menekankan pentingnya memastikan bahwa pengembangan AI bersifat inklusif serta disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan unik di benua itu.
Foto yang diabadikan pada 3 Juni 2024 ini memperlihatkan forum tingkat tinggi pertama di Afrika tentang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Universitas Politeknik Mohammed VI Maroko di Sale, Maroko. (Xinhua/Huo Jing)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China restorasi 6,7 juta hektare lahan dalam upaya pemulihan ekologi
Indonesia
•
23 Apr 2024

Sel pendengaran yang rusak ternyata bisa diregenerasi, ini temuan terbaru para ilmuwan
Indonesia
•
30 Jun 2026

China dorong kerja sama internasional Sistem Satelit Navigasi BeiDou, bangun komunitas global
Indonesia
•
04 Nov 2022

Aplikasi Threads tarik 100 juta pengguna dalam 5 hari
Indonesia
•
11 Jul 2023


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
