Lebih dari 145.000 orang mengungsi akibat kekerasan yang terus berlanjut di Sweida, Suriah

Sejumlah kendaraan yang terbakar terlihat setelah konflik antara pejuang Druze dan militan suku Badui di jalan-jalan Kota Sweida, Suriah selatan, pada 17 Juli 2025. (Xinhua/Str)
Bentrokan sporadis terus berlanjut di Provinsi Sweida, Suriah selatan, dan wilayah sekitarnya meski gencatan senjata telah diumumkan, dengan jumlah pengungsi mencapai lebih dari 145.000 orang.
Damaskus, Suriah (Xinhua/Indonesia Window) – Bentrokan sporadis, serangan drone, dan pertempuran darat terus berlanjut di Provinsi Sweida, Suriah selatan, dan wilayah sekitarnya meski gencatan senjata telah diumumkan, dengan jumlah pengungsi mencapai lebih dari 145.000 orang, demikian disampaikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (23/7).Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), kekerasan yang terjadi antara 20 hingga 22 Juli meliputi serangan mortir dan pengintaian udara, mengakibatkan semakin banyak warga sipil yang terluka dan memaksa ribuan orang mengungsi. Sebagian besar pengungsi tetap berada di Provinsi Sweida, sementara yang lain mencari perlindungan di kegubernuran tetangga seperti Daraa dan Damaskus Pinggiran.Akses terhadap layanan dasar masih sangat terganggu di seluruh wilayah Sweida. PBB melaporkan gangguan luas dalam pasokan listrik, air, bahan bakar, dan jaringan telekomunikasi, sementara ketahanan pangan kian terkikis parah akibat gangguan pasar dan penutupan toko roti.
Asap mengepul saat bentrokan di Kota Wolgha, pedesaan barat Sweida, Suriah selatan, pada 18 Juli 2025. (Xinhua/Str)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Jaksa: Tersangka penembakan Paris ungkapkan “kebencian terhadap orang asing”
Indonesia
•
26 Dec 2022

Masjid di Sydney kumandangkan adzan subuh setelah menang di pengadilan
Indonesia
•
26 Jun 2021

ECP umumkan hasil akhir pemilu Pakistan 2024
Indonesia
•
12 Feb 2024

Presiden China gelar pembicaraan dengan Presiden Prancis di Beijing
Indonesia
•
07 Apr 2023
Berita Terbaru

Rusia terima Ukraina yang netral dan bersahabat sebagai tetangga di masa depan
Indonesia
•
06 Feb 2026

Trump melunak soal Perjanjian Chagos Inggris usai bicara dengan Starmer
Indonesia
•
07 Feb 2026

Perjanjian pengurangan senjata nuklir Rusia dan AS berakhir, perdamaian dunia terancam
Indonesia
•
06 Feb 2026

Rudal Khorramshahr-4 siap luncur di situs bawah tanah Iran jelang pembicaraan dengan AS
Indonesia
•
06 Feb 2026
