
Bentrokan Iran-AS pecah di Teluk Persia, Selat Hormuz tutup total

Foto yang diabadikan dengan ponsel ini memperlihatkan kapal-kapal dagang yang tertahan di perairan Selat Hormuz, di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xinhua/Wen Xinnian)
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Bentrokan antara pasukan Iran dan Amerika Serikat (AS) pecah pada Kamis (11/6) dini hari waktu setempat di perairan Teluk Persia dan Teluk Oman, sementara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, komando militer utama Iran, mengumumkan penutupan penuh Selat Hormuz.
Laporan awal menunjukkan bahwa sejumlah kapal AS yang berada di dekat Selat Hormuz menjadi sasaran serangan rudal dan drone yang diluncurkan oleh angkatan bersenjata Iran.
Ledakan juga dilaporkan terdengar di wilayah Sirik dan Minab serta kota pelabuhan Bandar Abbas, seluruhnya berada di Provinsi Hormozgan, juga di pulau Qeshm dan Hengam. Sementara itu, sistem pertahanan udara Iran diaktifkan di wilayah barat ibu kota Teheran dan di Provinsi Fars di Iran selatan, menurut kantor berita semiresmi Iran, Mehr.
Menyusul insiden tersebut, Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya menyatakan bahwa Selat Hormuz ditutup bagi seluruh jenis kapal, termasuk kapal tanker minyak dan kapal niaga, karena adanya ancaman keamanan di jalur pelayaran tersebut.
Markas besar itu menyebut soal berlanjutnya "tindakan bermusuhan" AS serta serangan yang terjadi sebelumnya pada hari yang sama di Provinsi Hormozgan, Iran selatan, seraya memperingatkan bahwa setiap kapal yang berupaya melintasi Selat Hormuz akan menjadi sasaran.
Perkembangan ini terjadi setelah Komando Pusat AS (U.S. Central Command/CENTCOM) mengumumkan melalui platform media sosial X bahwa pasukannya telah mulai melancarkan "serangan tambahan untuk membela diri" terhadap sejumlah target di Iran sebagai tanggapan atas apa yang disebutnya "agresi yang tidak berdasar dan berkelanjutan" dari Iran.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026

Lebih dari 100 eks pejabat dan anggota parlemen dari Partai Republik dukung Kamala Harris jadi presiden AS
Indonesia
•
20 Sep 2024

Kejaksaan New York setuju tunda putusan hukuman Trump dalam kasus uang tutup mulut
Indonesia
•
20 Nov 2024

Pengeboman intensif di Gaza membuat seruan gencatan senjata kian lantang
Indonesia
•
18 Dec 2023


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
