
Xinhua rilis laporan mengenai kerja sama BRI dari perspektif HAM

Foto yang diabadikan pada 17 Agustus 2023 ini menunjukkan rangkaian kereta cepat electrical multiple unit (EMU) untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Bandung, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua/Xu Qin)
Belt and Road Initiative (BRI) menjadi barang publik internasional yang sangat populer, platform kerja sama global, dan jalan menuju kebahagiaan, yang membantu negara-negara peserta pembangunan bersama Sabuk dan Jalur Sutra dalam mempromosikan perlindungan HAM dan mencapai kehidupan yang lebih baik.
Beijing, China (Xinhua) – Yayasan China untuk Pengembangan Hak Asasi Manusia bersama dengan New China Research (NCR), wadah pemikir (think tank) di bawah naungan Xinhua, pada Kamis (7/12) merilis laporan yang berjudul ‘Untuk Dunia yang Lebih Baik - Melihat Satu Dekade Terakhir dari Langkah Bersama Mengupayakan Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra dari Perspektif Hak Asasi Manusia’ (For a Better World -- Looking at the Past Decade of Jointly Pursuing the Belt and Road Initiative from a Human Rights Perspective).Laporan tersebut mengeksplorasi hubungan antara Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative/BRI) dan perkembangan hak asasi manusia (HAM) di dunia.Dengan menggunakan sejumlah besar kasus dan data, laporan tersebut menunjukkan peran positif BRI dalam membantu masyarakat setempat untuk lebih menyadari hak-hak mereka atas kelangsungan hidup dan pembangunan sekaligus mencapai perlindungan HAM yang lebih luas dalam satu dekade terakhir, serta merangkum inspirasi BRI untuk tata kelola HAM global.Laporan tersebut menyatakan bahwa kerja sama di bawah naungan BRI yang diusulkan oleh China sesuai dengan tren historis globalisasi ekonomi, tuntutan zaman akan transformasi sistem tata kelola global, serta keinginan kuat masyarakat di negara-negara peserta pembangunan bersama Sabuk dan Jalur Sutra untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. BRI merupakan inisiatif untuk pembangunan bersama maupun memajukan dan melindungi HAM.Laporan tersebut menunjukkan bahwa bersama-sama mengupayakan BRI memberikan model praktis untuk mendorong pembangunan melalui kerja sama dan memajukan HAM melalui pembangunan, secara aktif membantu negara-negara terbelakang dalam mengatasi hambatan pembangunan seperti defisit infrastruktur, mendorong pengembangan ekonomi dan sosial bagi negara-negara dengan pembangunan bersama, menjamin dan meningkatkan penghidupan masyarakat dalam proses pembangunan, terus memperkuat landasan pembangunan HAM, dan dengan demikian memberikan perlindungan dan pemajuan HAM yang lebih baik.Dalam satu dekade terakhir, BRI menjadi barang publik internasional yang sangat populer, platform kerja sama global, dan jalan menuju kebahagiaan, yang membantu negara-negara peserta pembangunan bersama Sabuk dan Jalur Sutra dalam mempromosikan perlindungan HAM dan mencapai kehidupan yang lebih baik, menurut laporan tersebut.
Seorang pria bekerja di pabrik General Tire Technology (Kamboja) di Zona Ekonomi Khusus Sihanoukville (Sihanoukville Special Economic Zone/SSEZ) di Sihanoukville, Kamboja, pada 21 November 2023. Terletak di Kamboja barat daya, SSEZ, sebuah perusahaan patungan antara perusahaan-perusahaan China dan Kamboja, tidak hanya memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat setempat, tetapi juga secara signifikan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi negara kerajaan itu. (Xinhua/Liao Hongqing)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

ECP umumkan hasil akhir pemilu Pakistan 2024
Indonesia
•
12 Feb 2024

Sidang Majelis Umum PBB ditutup dengan seruan gencatan senjata di Timur Tengah
Indonesia
•
01 Oct 2024

Sekjen PBB kecam jatuhnya banyak korban sipil dalam operasi penyelamatan sandera Israel
Indonesia
•
11 Jun 2024

AS beri sanksi ke militer Rwanda atas dugaan dukungan untuk M23, Kigali tolak tuduhan
Indonesia
•
03 Mar 2026


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
