
Ayatollah Khamenei tewas dalam serangan AS, Israel

Foto dokumentasi menunjukkan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menghadiri putaran kedua pemilihan parlemen ke-12 Iran di Teheran, Iran, pada 10 Mei 2024. (Xinhua/Shadati)
Pemimpin Revolusi Islam Ali Khamenei meninggal dalam serangan udara yang dilancarkan oleh militer Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) pagi.
Jakarta (Indonesia Window) – Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, dinyatakan meninggal dalam serangan udara yang dilancarkan oleh militer Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2) pagi waktu setempat. Kabar ini dipublikasikan oleh Kantor Berita Iran, IRNA, Ahad.
Kabinet Iran telah menetapkan 40 hari masa berkabung nasional dan 7 hari libur setelah gugurnya Pemimpin Revolusi Iran berusia 86 tahun tersebut.
Sebelumnya, pada Sabtu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel pada hari itu.
Khamenei "telah meninggal," Trump mengumumkan dalam sebuah unggahan di platform media sosial Truth Social.
Sementara itu, Trump mengatakan kampanye militer besar-besaran terhadap Iran akan terus berlanjut.
"Namun, pemboman berat dan tepat sasaran akan terus berlanjut, tanpa gangguan sepanjang minggu atau, selama diperlukan untuk mencapai tujuan kita yaitu PERDAMAIAN DI SELURUH TIMUR TENGAH DAN, DUNIA!" kata Trump dalam unggahan tersebut.
Trump mengulangi seruannya sebelumnya agar Korps Garda Revolusi Islam Iran, angkatan bersenjata, dan polisi Iran meletakkan senjata mereka sebagai imbalan atas kekebalan hukum.
Dalam sebuah wawancara dengan NBC News pada hari Sabtu sebelumnya, Trump mengatakan bahwa "sebagian besar" pemimpin senior Iran "telah tiada," dengan mengatakan: "Orang-orang yang membuat semua keputusan, sebagian besar dari mereka telah tiada."
Media Israel pada hari Sabtu juga melaporkan bahwa Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel dan jenazahnya telah ditemukan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan kepada ABC News dalam sebuah wawancara pada Sabtu pagi bahwa Khamenei dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian "dalam keadaan selamat dan sehat."
Sumber: IRNA; Xinhua
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Guterres: Situasi likuiditas PBB kian memburuk
Indonesia
•
12 Oct 2023

Menlu Rusia: Remiliterisasi Jepang ancam stabilitas Asia-Pasifik
Indonesia
•
04 Feb 2026

Trump Organization dinyatakan bersalah dalam kasus penipuan pajak
Indonesia
•
07 Dec 2022

Iran ancam hentikan ekspor minyak jika “perang ekonomi” AS berlanjut
Indonesia
•
24 Aug 2026


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
