
Awak Shenzhou-16 bersiap lakukan aktivitas di luar wahana antariksa

Gambar simulasi yang diabadikan di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center/BACC) pada 30 Mei 2023 ini menunjukkan wahana antariksa berawak Shenzhou-16 sedang melakukan manuver pertemuan (rendezvous) dan penambatan (docking) otomatis yang cepat dengan porta radial modul inti Tianhe di stasiun luar angkasa Tiangong. (Xinhua/Li Jie)
Awak Shenzhou-16 merupakan perpaduan baru yang terdiri dari tiga macam astronaut, yaitu komandan, engineer penerbangan, dan pakar muatan. Mereka telah mengorbit selama 51 hari sejak memasuki kombinasi stasiun luar angkasa pada 30 Mei lalu.
Beijing, China (Xinhua) – Para awak Shenzhou-16, yang saat ini berada di stasiun luar angkasa China, akan melakukan aktivitas di luar wahana antariksa (extravehicular activity/EVA) pertama mereka dalam beberapa hari mendatang, demikian disampaikan Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) pada Rabu (19/7).Awak Shenzhou-16 merupakan perpaduan baru yang terdiri dari tiga macam astronaut, yaitu komandan, engineer penerbangan, dan pakar muatan. Mereka telah mengorbit selama 51 hari sejak memasuki kombinasi stasiun luar angkasa pada 30 Mei lalu.Kru tersebut telah melaksanakan serangkaian eksperimen sains antariksa dalam bidang-bidang seperti ekologi kehidupan dan fisika lingkungan gravitasi mikro, serta merampungkan pemasangan perangkat eksperimen paparan biologi radiasi luar angkasa pada modul laboratorium Mengtian dan tabung gas pada sistem propulsi listrik stasiun luar angkasa.Menurut CMSA, eksperimen paparan biologi radiasi itu sangat penting untuk memastikan para astronaut tetap sehat dalam jangka panjang di orbit, serta mendorong rencana pendaratan berawak China di Bulan.Dengan pemasangan tabung gas pada sistem propulsi listrik di orbit, penggunaan metode ‘pertukaran gas’ digunakan untuk pertama kalinya guna merampungkan pengisian propelan listrik dalam pemeliharaan orbit jangka panjang di stasiun luar angkasa itu, serta menjadikan pengoperasiannya lebih ekonomis dan efisien.CMSA menuturkan bahwa para awak Shenzhou-16 berada dalam kondisi baik, dan kombinasi stasiun luar angkasa beroperasi stabil.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi unggul dalam kecepatan dan jangkauan 5G dunia
Indonesia
•
28 Aug 2020

LIPI temukan dua spesies kepiting baru di Papua
Indonesia
•
21 Oct 2020

Studi di Selandia Baru tunjukkan El Nino perpanjang musim serbuk sari dan risiko alergi
Indonesia
•
18 Sep 2025

Lukisan batu ditemukan di Qinghai, China barat laut
Indonesia
•
05 Jul 2023


Berita Terbaru

Awak Artemis II akan kembali ke Bumi
Indonesia
•
10 Apr 2026

Rusia uji mesin plasma tanpa elektrode untuk misi luar angkasa dalam
Indonesia
•
10 Apr 2026

Rusia kembangkan mesin baru untuk roket ultra-ringan
Indonesia
•
10 Apr 2026

Pusat pelatihan robot perawatan lansia di Qingdao, China bantu layani lansia
Indonesia
•
10 Apr 2026
