
AS serang fasilitas desalinasi Iran, pangkalan AS di Bahrain kena sasaran balasan

Foto yang diabadikan pada 6 Maret 2026 ini menunjukkan kepulan asap pascaledakan di Teheran, Iran. (Xinhua/Shadati)
Iran membalas serangan AS dengan menyerang pangkalan AS di Bahrain menggunakan rudal berpemandu presisi berbahan bakar padat dan cair.
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi pada Sabtu (7/3) mengecam keras serangan Amerika Serikat (AS) terhadap sebuah fasilitas desalinasi air di Pulau Qeshm, Iran selatan.
Araghchi menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah unggahan di platform media sosial X setelah AS dilaporkan menghancurkan fasilitas itu dengan rudal yang diluncurkan dari pangkalannya di Jufair, Bahrain, pada Jumat (6/3).
"AS melakukan kejahatan yang terang-terangan dan nekat dengan menyerang fasilitas desalinasi air tawar di Pulau Qeshm. Pasokan air di 30 desa terdampak," ujar Araghchi.
Dia menambahkan bahwa menyerang infrastruktur Iran merupakan "langkah berbahaya dengan konsekuensi serius."
Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan di akun X miliknya bahwa serangan terhadap fasilitas desalinasi Qeshm tersebut dilakukan dengan dukungan dari salah satu pangkalan udara di negara tetangga di bagian selatan.
Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran pada Sabtu menyatakan pihaknya membalas serangan AS dengan menyerang pangkalan AS di Bahrain menggunakan rudal berpemandu presisi berbahan bakar padat dan cair.
Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan beberapa kota lainnya di Iran. Iran merespons dengan beberapa gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jepang mulai putaran ke-8 pembuangan air limbah terkontaminasi nuklir Fukushima ke laut
Indonesia
•
09 Aug 2024

China akan larang ‘chairman’ Evergrande Group masuki pasar sekuritas seumur hidup
Indonesia
•
20 Mar 2024

Eropa khawatir dikucilkan dalam proses perdamaian Ukraina di tengah perundingan AS-Rusia dan AS-Ukraina
Indonesia
•
26 Mar 2025

Eksodus warga Israel berlanjut, hampir 270.000 kabur dalam tiga tahun, studi ungkap tren mengkhawatirkan
Indonesia
•
05 Aug 2026


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
